Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fisika SMP IX

Transformator

Transformator Pengertian transformator Transformator atau trafo adalah alat yang dapat mengubah tegangan arus bolak-balik (AC) dari satu nilai ke nilai lain yang diinginkan. Misalkan, kita memiliki televisi yang tegangannya 110 V AC, sedangkan tegangan PLN di rumah besarnya 220V AC. Untuk mengubah tegangan 220 V AC menjadi 110 V AC dibutuhkan transformator, yaitu trafo step down (penurun tegangan). Transformator terdiri dari pasangan kumparan primer dan sekunder yang dipisahkan (diisolasi) dan dililitkan pada inti besi lunak. Inti besi lunak ini terdiri dari pelat yang berlapis-lapis untuk mengurangi daya yang hilang akibat arus pusar. Prinsip kerja transformator Prinsip kerja transformator (atau yang disebut trafo) seperti percobaan induksi yang dilakukan oleh Faraday. Arus induksi mengalir melalui rangkaian sekunder ketika saklar pada rangkaian primer ditutup atau dibuka. Beberapa saat setelah saklar ditutup atau dibuka, arus induksi tidak lagi mengalir lagi melalui ran...

Cara Menggambar Vektor Gaya Coulomb

  Sebagai besaran vektor, gaya Coulomb dapat digambarkan seperti halnya kalau kita menggambar resultan dari dua gaya atau lebih. Yang perlu diperhatikan di sini adalah jika muatannya sejenis maka akan tolak-menolak dan jika muatannya tak sejenis akan tarik menarik. Artinya harus ada kesesuaian antara sifat tersebut dengan gambar yang dihasilkan nanti. Selanjutnya vektor gaya Coulomb F diletakkan pada garis hubung dari kedua muatan tersebut. F 12 adalah gaya Coulomb pada muatan 1 yang dikerjakan pada muatan 2 dan F 21 adalah gaya Coulomb pada muatan 2 yang dikerjakan pada muatan 1. Kedua gaya ini merupakan pasangan aksi reaksi, sehingga berlaku F 12 = - F 21 dan F 12 = F 21 = F. Gambar vektor gaya Coulomb di atas berturut-turut untuk (a) dan (b) jika muatannya saling tolak menolak dan gambar (c) jika muatannya saling tarik-menarik. Pertanyaan yang muncul selanjutnya bagaimana jika letak muatan-muatannya tidak segaris? Untuk selanjutnya dimisalkan ada muatan Q (positif...

Hukum Coulomb

Pada postingan sebelumnya kita telah mengetahui bahwa salah satu sifat muatan adalah akan tarik-menarik atau tolak menolak. Besarnya gaya tarik-menarik atau tolak menolak ini dihitung pertama kali oleh Charles Augustin Coulomb (1736 – 1806). Alat yang digunakan oleh Coulomb waktu itu mirip dengan neraca Cavendish. Menurut hukum Coulomb, besarnya gaya tarik-menarik atau tolak-menolak yang disebabkan oleh muatan-muatan ini tergantung pada besar masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan jarak kedua muatan tersebut. yang artinya harga mutlak q, atau q selalu positif. k = konstanta = 8,98755178737 x 10 9 N.m 2 /c 2 = 9 x 10 9 N.m 2 /c 2 q = muatan (Coulomb) r = jarak kedua muatan (m) Konstanta k sering juga dituliskan sebagai Dengan e 0 disebut sebagai permitivitas ruang hampa yang besarnya e 0 = 8,85418781762 x 10 -12 C 2 /N.m 2 Hukum Coulomb ini berlaku untuk berlaku untuk benda-benda bermuatan yang berukuran kecil (muatan titik) yang terpisahkan pada jarak y...

Sifat – Sifat Muatan Listrik

  Sebuah penggaris plastik yang digosok-gosokan pada rambut akan mampu menarik kertas-kertas kecil yang ada di dekatnya. Demikian juga sebuah balon yang sebelumnya digosok-gosokan pada kain wol akan menempel pada tembok. Mengapa hal ini terjadi? Kemampuan plastik dalam menarik kertas-kertas kecil maupun balon yang menempel pada tembok dikarenakan plastik dan balon tersebut telah menjadi benda yang bermuatan listrik. Terkait dengan itu, dapat dijabarkan sifat-sifat muatan listrik, sebagai berikut : 1. Ada dua jenis muatan listrik , yaitu muatan positif dan muatan negatif 2. Muatan-muatan yang sejenis akan tolak-menolak dan muatan yang berbeda jenis akan tarik-menarik 3. Muatan bersifat kekal artinya muatan tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Ketika suatu benda digosok dengan benda lain, tidak ada muatan yang tercipta. Yang terjadi adalah perpindahan muatan dari benda yang satu ke benda yang lain. Misalnya pada yang kaca digosok dengan sutra. Muatan negatif (e...

Ringkasan Materi Listrik

Berikut adalah ringkasan materi listrik, yang terdiri dari listrik statis dan listrik dinamis. Listrik Statis 1. Atom terdiri dari inti atom (nukleon) dan elektron (muatan negatif) yang mengelilinginya. Inti atom terdiri dari proton (bermuatan positif) dan neutron (tak bermuatan). 2. Atom bermuatan positif jika kekurangan elektron (jumlah elektron < jumlah proton) Atom bermuatan negatif jika kelebihan elektron (jumlah elektron > jumlah proton) Atom bermuatan netral jika jumlah proton = jumlah elektron 3. Cara memberi muatan listrik a. dengan digosok Misalnya penggaris plastik yang digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif karena elektron dari kain wol pindah ke penggaris. Batang kaca yang digosok dengan sutra akan bermuatan positif karena elektron dari kaca pindah ke sutra. b. dengan metode konduksi Misalnya, dengan menyentuhkan batang bermuatan positif ke ujung logam c. dengan cara induksi 4. Sifat muatan listrik Muatan yang sejenis tolak-menolak ...

Hukum Keppler

Hukum Keppler berhubungan erat dengan gerak planet. Ada 3 hukum, yaitu Hukum I Keppler, Hukum II Keppler dan Hukum III Keppler. Hukum I Keppler Hukum I Keppler atau dikenal sebagai hukum lintasan ellips berbunyi : “ Setiap planet bergerak dalam orbit elips mengitari matahari, dengan matahari berada di salah satu titik fokus elips .” Orbit planet mengitari matahari berbentuk elips. P = Perihelium, A = Aphelium Posisi pada orbit planet saat planet paling dekat disebut perihelium. Sedangkan posisi pada orbit saat planet paling jauh dari matahari disebut aphelium. Hukum I Keppler sukses menjelaskan bentuk orbit planet, tetapi gagal memperkirakan posisi planet pada suatu tempat. Untuk menyempurnakan, Keppler mengemukakan hukum keduanya. Hukum II Keppler Hukum II Keppler berbunyi :” Dalam selang waktu yang sama, luas juring yang disapu planet adalah sama .” Terlihat pada gambar berikut, bahwa daerah yang diarsir mempunyai luas yang sama. Dari gambar tersebut, ...

Penerapan Induksi Elektromagnetik : Transformator

Salah satu penerapan dari Induksi Elektromagnetik adalah transformator. Transformator atau trafo merupakan alat yang digunakan untuk mengubah tegangan arus bolak-balik (AC). Sumber :  de.wikipedia.org Seperti ditunjukkan pada gambar disamping, transformator terdiri dari pasangan kumparan primer dan sekunder yang diisolasi (terpisah)  dan dililitkan pada inti besi lunak, Inti besi lunak ini terbuat dari pelat yang berlapis-lapis. Prinsip Kerja Transformator Arus induksi mengalir melalui rangkaian sekunder ketika ada perubahan garis gaya magnet yang memotong kumparan sekunder. Agar terjadi ggl atau arus induksi secara terus menerus, maka rangkaian primer dihubungkan dengan sumber arus  bolak-balik (AC). Sumber arus bolak-balik ini yang digunakan karena menghasilkan arus listrik yang berubah terhadap waktu. Jadi, kalau transformator dihubungkan dengan sumber arus searah (DC) tidak bakal terjadi perubahan garis gaya magnet pada kumparan sekunder. Jenis-Jenis Transfo...