Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fisika SMA

Alat Optik

Alat Optik Mata sebagai salah satu alat optik Dalam blog ini, sebenarnya beberapa kali telah dipostingkan mengenai materi alat optik seperti link yang ada di bawah. Tetapi  pada postingan kali ini lebih bersifat review serta ditujukan untuk siswa SMA. 1. Mata Mata dapat melihat sebuah benda, jika ada benda itu memantulkan cahaya. Cahaya yang masuk ke mata dibiaskan oleh lensa mata kemudian ditangkap oleh retina. Sifat bayangan yang dihasilkan bersifat nyata , terbalik , dan diperkecil . Mata memiliki kemampuan agar lebih pipih atau lebih cembung, yang disebut dengan daya akomodasi. Terkait dengan itu dikenal adanya titik dekat (punctum proximum atau PP) dan titik jauh (punctum remotum atau PP). Mata normal memiliki titik dekat mata sekitar 25 cm atau biasa dituliskan 25 - 30 cm (perhatikan ketentuan di soal), serta memiliki titik jauh tidak terhingga (~). Ada 3 cacat mata yang terkait dengan bergesernya titik dekat maupun titik jauh dibanding mata normal, yaitu rabun jauh (miopi), ...

BENCANA ALAM KEBUMIAN

  Bencana alam kebumian dapat dibedakan menjadi badai guruh, gempa bumi, siklon tropis, kekeringan, dan banjir. Badai Guruh Badai guruh ini dapat menyebabkan banjir, angin kencang, bahaya batu es hujan, bahaya petir dan dapat menghilangkan nyawa manusia. Badai guruh dapat dibedakan seperti berikut ini : 1. Badai guruh termal atau konvektif Badai ini disebabkan oleh pemanasan permukaan dari radiasi matahari. Karakteristik badai ini adalah pertumbuhan cepat, daerah kurang luas, hujan lebat lokal, arus udara ke bawah kuat dan angin ribut lokal, serta adanya resiko hujan es batu lokal dan petir. Karena tumbuh dengan cepat, maka peringatan dini sukar dilakukan. 2. Badai guruh orografik. Badai ini terjadi jika udara tidak stabil secara bersyarat atau konvektif naik akibat pegunungan. 3. Badai guruh yang dikaitkan dengan gangguan tropis seperti badai tropis, monsun, gelombang timuran dan sebagainya. Gempa Bumi Gempa bumi memancarkan energi bumi dalam bentuk gelombang. Gerakan ...

Menentukan Waktu berdasarkan Perbedaan Letak Bujur

 Salah satu akibat dari rotasi bumi adalah terjadi perbedaan waktu pada permukaan bumi. Dalam satu rotasi, bumi membutuhkan waktu 1 hari 1 malam atau 24 jam = 24 x 60 menit. Melakukan 1 kali rotasi artinya bumi telah menempuh 360 0 bujur. Sehingga ketika waktu yang dibutuhkan sebesar 24 x 60 menit, maka untuk 1 0 bujur membutuhkan waktu  : Sehingga dapat disimpulkan bahwa tempat-tempat yang berbeda 1 0 bujur akan berbeda 4 menit. Bagaimana dengan Indonesia yang memiliki 3 daerah waktu? Apakah menggunakan dasar yang sama? Tentunya jawabannya pasti ya. Telah dijelaskan bahwa setiap tempat yang berbeda bujur 1 0 akan menunjukkan waktu berbeda 4 menit. Akibatnya seluruh permukaan bumi akan dibagi atas 360 macam waktu yang berbeda 4 menit. Untuk menyederhanakannya, secara internasional ditetapkan 24 daerah waktu yang masing-masing berbeda 360 0 /24 = 15 0 atau 1 jam. Untuk bujur 0 0 ditentukan melalui kota Greenwich (dekat London). Setiap garis bujur yang jauhnya 1...

Pengantar Fisika Modern

  Fisika Modern mulai dikenalkan sejak SMA, khususnya di kelas XI. Di perguruan tinggi, Fisika Modern dimasukkan sebagian mata kuliah Fisika Dasar. Sedangkan untuk yang kuliah di jurusan Fisika bisa mendalaminya lewat mata kuliah Fisika Modern. Sebagai pengantar, apa yang disajikan di sini tentunya tidak mendetail. Tetapi sebagai sedikit gambaran, apa sih Fisika Modern. Apa saja cakupannya? Apa yang membedakannya dengan fisika klasik dan seterusnya. Beberapa hal yang yang dibahas dalam Fisika Modern, meliputi : 1. Teori Relativitas Khusus 2. Teori Kuantum 3. Struktur Atom dan Molekul 4. Fisika Zat Padat Teori Relativitas Khusus Untuk materi relativitas khusus sebagian sudah di kupas di sini . Teori relativitas khusus yang dikemukakan oleh Einstein (1905) berhasil menjelaskan peristiwa-peristiwa fisika yang berhubungan dengan kelajuan relativistik (mendekati kecepatan cahaya c). Hukum Newton berhasil dalam memberikan penjelasan yang memuaskan untuk menjawab peristiw...

Hukum Keppler

Hukum Keppler berhubungan erat dengan gerak planet. Ada 3 hukum, yaitu Hukum I Keppler, Hukum II Keppler dan Hukum III Keppler. Hukum I Keppler Hukum I Keppler atau dikenal sebagai hukum lintasan ellips berbunyi : “ Setiap planet bergerak dalam orbit elips mengitari matahari, dengan matahari berada di salah satu titik fokus elips .” Orbit planet mengitari matahari berbentuk elips. P = Perihelium, A = Aphelium Posisi pada orbit planet saat planet paling dekat disebut perihelium. Sedangkan posisi pada orbit saat planet paling jauh dari matahari disebut aphelium. Hukum I Keppler sukses menjelaskan bentuk orbit planet, tetapi gagal memperkirakan posisi planet pada suatu tempat. Untuk menyempurnakan, Keppler mengemukakan hukum keduanya. Hukum II Keppler Hukum II Keppler berbunyi :” Dalam selang waktu yang sama, luas juring yang disapu planet adalah sama .” Terlihat pada gambar berikut, bahwa daerah yang diarsir mempunyai luas yang sama. Dari gambar tersebut, ...

Gaya Gravitasi

Gaya gravitasi Gaya gravitasilah yang menyebabkan mangga yang lepas dari tangkainya jatuh ke tanah. Gaya gravitasi juga yang menyebabkan bulan bergerak mengelilingi bumi. Mengapa gerak bulan berbeda dengan gerak mangga yang jatuh. Apakah gaya gravitasi ada bermacam-macam? Sebelum hukum gravitasi ditemukan, sudah banyak data yang menjelaskan mengenai gerakan bulan maupun planet-planet lain. Namun sejauh itu, belum ada yang menjelaskan apa penyebab gerak bulan maupun planet-planet tersebut. Baru pada tahun 1686, Newton menyatakan bahwa gerakan bulan mengelilingi bumi itu disebabkan adanya gaya yang bekerja padanya. Tanpa ada gaya luar yang bekerja. Maka bulan akan bergerak lurus dengan kecepatan tetap. Hal ini sesuai dengan hukum kelembaman, yang merupakan hukum I Newton tentang gerak. Hukum Newton tentang gravitasi, menyatakan bahwa “ Tiap benda di alam semesta ini akan-menarik dengan gaya yang besarnya sebanding dengan massa masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jar...

Soal-Soal Relativitas

Penambahan Kecepatan 1. Sebuah kereta api bergerak dengan kecepatan 120 km/jam. Seekor burung yang hinggap di atas  kereta terbang dengan kecepatan 5 km/jam searah kereta tersebut. Berapa kecepatan terbang burung tersebut tersebut menurut seseorang yang berada di dalam kereta api dan menurut orang yang sedang berdiri di stasiun? Pembahasan a. Kecepatan burung relatif terhadap kereta api adalah  v'x = 5 km/jam b. Kecepatan burung  relatif terhadap stasiun adalah vx = v + v'x     = 120 + 5 = 125km/jam 2. Sebuah pesawat luar angkasa bergerak dengan kecepatan 0,8c meninggalkan bumi. Dari pesawat tersebut ditembakkan peluru dengan kecepatan 0,4c. Tentukan kecepatan peluru menurut pengamat di bumi jika arah peluru searah pesawat : a.Menurut relativistik klasik b.Menurut relativistik Einstein Pembahasan a. Menurut relativistik klasik    vx = v’x + v = 0,8c + 0,4c = 1,2c b. Menurut relativistik Einstein Kontr...