Postingan

PENYELIDIKAN IPA

Gambar
Penyelidikan IPA Tahukah kalian apakah benda yang ada di atas? Ya. Itulah adalah lup. Sebuah benda yang digunakan untuk mengamati benda-benda kecil agar nampak menjadi besar. Mengapa kalian harus melakukan pengamatan? Tentunya karena sesuatu yang ingin kalian ketahui atau ingin melakukan penyelidikan.  Setelah mempelajari materi ini diharapkan kalian dapat : menjelaskan tiga komponen ketrampilan proses/metode ilmiah penyelidikan IPA (pengamatan, inferensi, dan komunikasi) berdasarkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan dapat menjelaskan kegunaan mempelajari IPA dapat menyebutkan objek yang dipelajari dalam IPA Ada 3 ketrampilan proses/metode ilmiah penyelidikan IPA, yaitu  1. Pengamatan 2. Inferensi 3. Komunikasi Pengamatan Pengamatan dilakukan untuk mengumpulkan data atau informasi yang dibutuhkan. Dalam pengamatan itu, kalian bisa menggunakan panca indera termasuk menggunakan alat ukur yang sesuai. Tentunya, menggunakan panca indera semata tidaklah cukup. Misalnya untuk mengukur p

Ulangan Harian IPA : Zat dan Wujudnya

Gambar
Setelah mempelajari materi zat dan wujudnya, sekarang saatnya menguji kemampuan kalian dengan cara mengerjakan soal berikut dengan sebaik-baiknya. Loading…

Hukum III Newton dan Penerapannya

Gambar
Hukum III Newton dan Penerapannya Seorang anak yang mendorong sebuah lemari akan merasakan bahwa semakin kuat dia mendorong, dia merasakan dorongan lemari kepadanya juga semakin besar. Ini terbukti dengan rasa sakit yang dirasakan anak tersebut ketika dia menekan dengan sangat kuat. Gaya-gaya selalu berpasangan, yang keduanya sama besar tapi arahnya berlawanan. Pasangan gaya yang besarnya sama tetapi arahnya berlawanan, dan bekerja pada dua benda yang berbeda ini disebut sebagai pasangan gaya aksi-reaksi . Newton menyatakan pasangan gaya aksi-reaksi ini dalam hukum ketiganya yang berbunyi : "Untuk setiap gaya aksi yang dilakukan, selalu ada gaya reaksi yang besarnya sama tetapi arahnya berlawanan." Atau "Ketika suatu benda memberikan gaya pada benda kedua, benda kedua tersebut memberikan gaya yang besarnya sama tetapi berlawanan arah dengan benda pertama." Hukum III Newton ini disebut juga sebagai Hukum Aksi-Reaksi . Contoh lain, seo

Hukum II Newton dan Penerapannya

Gambar
Hukum II Newton dan Penerapannya Mendorong Lemari Perhatikan gambar di samping. Dua orang yang mendorong tembok merasa lebih mudah melakukannya ketimbang mendorong sendirian. Dengan kata lain, gaya dorong untuk mengangkat lemari lebih besar, sehingga diperoleh percepatan yang besar. Dalam kasus tersebut, Hukum I Newton tidak berlaku karena benda mengalami perubahan kecepatan dari posisi diam hingga akhirnya bergerak. Jika resultan gaya sama dengan nol maka suatu benda diam atau bergerak lurus dengan kecepatan tetap (percepatan = 0). Itu bunyi hukum I Newton. Jika resultan gayanya tidak sama dengan nol, berlaku Hukum II Newton yang berbunyi : “ Besarnya percepatan yang dialami benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja padanya.” Secara matematis dituliskan : a = percepatan (m/s 2 ) ∑F = gaya total (N) m = massa benda (kg) Dari rumus hukum II Newton yait

Hukum I Newon dan Penerapannya

Gambar
Hukum I Newon dan Penerapannya Tahukan kalian, siapa dia? Ya, dialah Sir Isaac Newton, salah seorang ilmuwan yang meletakkan dasar-dasar yang kuat dalam ilmu fisika. Dia banyak berkonstribus di bidang mekanika, optik, gravitasi dan ilmu matematika tentunya. Kali ini kita akan membahas mengenai Hukun Newton tentang gerak. Kita awali terlebih dulu dengan Hukum I Newton atau yang disebut juga sebagai hukum inersia atau kelembahan. Apa itu inersia atau kelembaban itu? Bagaimana perumusan matematikanya? Bagaimana penerapan inersia atau kelembaman dalam kehidupan sehari? Untuk menjawabnya, mari kita diskusikan bersama-sama. Sebelum Galileo, para filosof atau para ilmuwan kuno yang digawangi oleh Aristoteles, beranggapan bahwa pada benda yang bergerak (termasuk benda yang bergerak lurus dengan kecepatan tetap/GLB) mengalami gaya yang bekerja terus-menerus. Tanpa adanya gaya tersebut maka benda tersebut akan diam selamanya. Hal ini sudah kita bahas pada postingan mengenai Mi

Miskonsepsi Tentang Gerak

Gambar
Miskonsepsi Tentang Gerak Daun dan batu jatuh Coba perhatikan gambar di samping. Sehelai daun dan sebuah batu jatuh dari ketinggian tertentu. Manakah yang terlebih dahulu jatuh ke bawah? Tentunya dengan mudah, dikatakan batu akan terlebih dahulu sampai ke bawah. Pertanyaannya adalah apakah dari kejadian itu dapat disimpulkan bahwa benda yang lebih berat (batu) akan jatuh lebih cepat dibandingkan dengan benda yang lebih ringan (daun)? Kesimpulan tersebut juga dikemukakan oleh Aristoteles, yang mengatakan bahwa sebuah benda yang lebih berat akan jatuh lebih cepat daripada benda yang ringan. Sekarang, perhatikan juga gambar berikut. Bola tersebut akan bergerak ketika ada gaya dorong (ditendang) oleh seseorang. Bola tersebut dianggap berhenti karena gaya dorong yang bekerja sudah tidak ada. Dari kejadian tersebut, disimpulkan bahwa benda akan terus bergerak sepanjang ada gaya yang mendorong atau menarik benda tersebut. Benda akan terhenti atau diam jika tid

E-Learning dalam Pembelajaran Era Darurat Pendemi Covid 19

Gambar
Tulisan berjudul  E-Learning dalam Pembelaran Era Darurat Pendemi Covid 19 ini pada dasarnya merupakan pengembangan dari artikel yang ditulis pada  tahun 2011 berjudul  Pengertian, Prinsip dan Peran E-learning dalam Pendidikan  di blog ini.  E-learning merupakan kegiatan yang merujuk pada penggunaan teknologi informasi dan teknologi pada pengajaran dan pembelajaran. E-learning meliputi pembelajaran online, pembelajaran virtual, pembelajaran terdistribusi, dan pembelajaran berbasis web dan jaringan. Di era darurat pandemi covid 19 ini,ketika virus korona berhasil memaksakan institusi pendidikan untuk melakukan pembelajaran di rumah, gagasan e-learning terasa implementasinya. Saya menyebutnya gagasan, karena selama ini e-learning, di tempat saya bekerja, masih terasa di awang-awang. E-learning tidak terlaksana karena berbagai pertimbangan seperti keterbatasan sarana prasarana, sumber daya guru, sumber daya manusia dan seambreg alasan lain. Meskipun kalau jujur, e-learning belum

Postingan Acak

Paling Banyak Dibaca

Resultan Gaya

Menentukan Waktu berdasarkan Perbedaan Letak Bujur

Gerak Lurus Beraturan (GLB)