Friday, August 19, 2016

Review soal UN IPA SMP 2016 (Bagian 1)

Ujian Nasional SMP Tahun 2016 telah berlalu. Meskipin demikian, baru sekarang, saya mencoba mereviewnya. Tepatnya mengingat-ingat antara apa yang selama ini diajarkan dengan soal yang keluar dalam UN IPA tahun 2016.
(Catatan : saya baru melihat 1 paket soal secara acak)

Soal No 1.
Diberikan gambar stopwatch dan ditanyakan waktu yang ditunjukkan dalam stopwatch tersebut dalam satuan detik. Dalam soal ini, siswa bisa menjadi salah karena tidak memperhatikan perbedaan antara jarum menit dan jarum detik.

Soal No.2
Soal no. 2 ini seharusnya dengan mudah dapat dikerjakan oleh siswa. Diberikan tabel volume, bentuk, gaya antar partikel dan jarak antar partikel. Ditanyakan sifat-sifat kayu yang tepat.

Soal No. 3
Soal no. 3 ini seharusnya bisa dikerjakan dengan baik. Meskipun perlu hati-hati.
Diketahui tabel tentang benda, massa dan volume kemudian ditanyakan posisi yang benar dari benda tersebut ketika dimasukkan ke dalam zat cair.

Soal No. 4
Soal no. 4 ini mengenai asam, basa dan garam. Diberikan perubahan warna lima lakmus dalam sebuah tabel. Kemudian ditanyakan larutan-larutan yang bersifat asam. (Paket soal yang lain belum dicek lo).

Soal No. 5
Ditanyakan gas-gas yang menyebabkan karat pada kaleng. Ya lumayan mudah sebenarnya. Sayang sekali, saya sendiri jarang menekankan materi tentang hal ini. Meskipun beberapa kali sering mengatakan kalau udara menyebabkan logam menjadi berkarat.

Soal No. 6
Diberikan empat buah pernyataan. Kemudian diminta memilih peristiwa yang menunjukkan perubahan kimia.

Soal No. 7
Diberikan nama bahan kimia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, kemudian ditanyakan fungsi bahan kimia tersebut. Bahan kimia yang dikeluarkan pada paket soal yang saya pegang sekarang adalah fungsi senyawa sulfonat dalam deterjen.

Soal No. 8
Diberikan empat buah pernyataan dan ditanyakan efek dari kafein.

Soal No. 9
Diberikan gambar alat indikator muai panjang (Alat Muschenbroek) sebelum dan sesudah dipanaskan serta tabel koefisien muai panjang beberapa logam. Kemudian ditanyakan posisi logam yang benar berdasarkan gambar dan data pada tabel.

Soal No. 10
Diberikan tabel hubungan antara jarak dan waktu tempuh dari 2 buah benda. Selanjutnya ditanyakan jenis gerak yang terjadi pada benda 1 dan benda 2.

Kalau melihat kesepuluh soal tersebut. Nampak ada perbedaan antara soal UN IPA tahun 2016 dengan tahun-tahun sebelumnya.
Pertama, urutan SKL yang berbeda. Dari soal no 1 - 10 di atas dibedakan menjadi soal IPA Fisika dan Kimia. Dengan soal no.1 - 3 merupakan soal IPA Fisika, dan soal no. 4 - 8 merupakan soal tentang IPA Kimia. Baru pada soal no. 8 - 10 kembali ke IPA Fisika.
Kedua, sampai soal ke sepuluh ini belum ada satu pun soal yang menggunakan rumus (soal perhitungan). Soal no.1 tentang pengukuran lebih banyak ke pembacaan alat ukur bukan ke penghitungan.




Thursday, August 18, 2016

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Makhluk hidup memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan makhluk tak hidup. Selain itu juga dibedakan ciri-ciri makhluk hidup antara hewan dan tumbuhan.

Ciri-ciri makhluk hidup
1. Memiliki sel
Sel merupakan unit terkecil penyusun tubuh. 
2. Bernapas/respirasi
Bernapas merupakan proses pengambilan oksigen dari udara serta melepaskan karbon dioksida  dan uap air ke udara melalui alat pernapasan.
Tumbuhan melakukan pernapasan melalui stomata (pada daun) dan lentisel (pada batang). Hewan sendiri memiliki alat pernapasan berbeda-beda berupa paru-paru/insang/permukaan kulit/sistem trakea. Paru-paru, misalnya pada mamalia. Insang, misalnya pada ikan. Permukaan tanah, misalnya pada cacing tanah. Sistem trakea pada serangga.
3. Nutrisi/makan
Berdasarkan cara memperoleh makanannya, ada organisme heterotrof dan autotrof. Organisme heterotrof adalah organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, misalnya pada hewan dan manusia. Sedangkan organisme autotrof merupakan organisme yang dapat membuat makanannya sendiri melalui fotosintesis (pada tumbuhan).
4. Adaptasi
Adaptasi merupakan bentuk penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya agar dapat bertahan hidup. Misalnya penyesuaian diri makhluk hidup melalui bentuk dan struktur fungsinya (misalnya berbagai jenis paruh dan kaki pada hewan) yang disebut sebagai adaptasi morfologi. Penyesuaian makhluk hidup melalui fungsi kerja alat tubuh (misalnya peningkatan detak jantung setelah olahraga) disebut dengan adaptasi fisiologi. Penyesuaian makhluk hidup melalui aktivitas atau tingkah laku (misalnya kerbau berkubang ketika hari panas) disebut adaptasi tingkah laku.
5. Berkembang biak/reproduksi
Berkembang biak jelas bertujuan untuk melangsungkan keturunannya. Ada dua jenis, yaitu perkembangbiakan secara kawin/generatif dan perkembangan secara tidak kawin/vegetatif.
6. Tumbuh dan berkembang
Tumbuh merupakan perubahan ukuran tubuh akibat bertambahnya jumlah sel dan volume sel. Pertumbuhan ini bersifat irreversibel (tidak dapat kembali ke bentuk semula). Berkembang adalah proses menuju kedewasaan yang bersifat kualitatif. 
7. Mengeluarkan zat sisa/ekskresi
Ekskresi merupakan proses pengeluaran zat sisa yang tidak diperlukan oleh tubuh. Misalnya ginjal mengeluarkan urine, kulit mengeluarkan  keringat, hati menghasilkan empedu dan paru-paru mengeluarkan karbon dioksida dan uap air.
8. Iritabilitas dan gerak
Iritabilitas merupakan kemampuan makhluk hidup dalam menanggapi rangsang. Misalnya tanaman petai cina akan mengatup karena adanya rangsang gelap.
9. Regulasi
Sistem regulasi berhubungan erat dengan kerja saraf dan hormon. 
10. Transportasi/pengangkutan
Sistem transportasi berhubungan dengan pengangkutan zat-zat tertentu yang dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya adanya floem (pengangkut hasil fotosintesis) dan xilem (pengangkut air dan mineral) pada tumbuhan.

Perbedaan ciri hewan dan Tumbuhan
Sebagai makhluk hidup, tumbuhan dan hewan memiliki ciri-ciri yang berbeda
1. Cara memperoleh makanan
Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri sedangkan hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri. Bahan makanan tumbuhan membutuhkan karbon dioksida, air dan cahaya. Sedangkan makanan pada hewan berupa bahan organik seperti karbohidrat, protein, lemak dan lain-lain.
2. Cara bergerak
Tumbuhan dapat bergerak secara terbatas. Gerak pada tumbuhan berupa gerak endonom (tidak dipengaruhi oleh faktor luar) maupun gerak etionom (dipengaruhui rangsang luar). Gerak etionom bisa berupa gerak nasti (arah gerak tidak ditentukan arah rangsang), gerak tropisme (arah gerak dipengaruhi oleh arah rangsang) dan gerak taksis (berpindah tempat). Pada hewan geraknya lebih aktif dan lebih leluasa. 
Gerakan pada tumbuhan berkaitan erat dengan pertumbuhan (misalnya melilitnya sulur pada ujung batang tanaman). Gerak pada hewan dikendalikan oleh saraf serta menggunakan alat gerak berupa otot dan rangka.

Perbedaan makhluk hidup dan makhluk tak hidup/mati
Makhluk hidup dapat dibedakan dari makhluk tak hidup/mati berdasarkan ciri-ciri berikut.
1. Metabolisme
2. Iritabilitas
3. Reproduksi
4. Pertumbuhan dan perkembangan

Sumber :
Mubarok, Ibnul dkk. 2013. Maestro Olimpiade Biologi SMP Seri A. Erlangga
Keumalasari, Dewi. 2014. Suju Sukses Juara Olimpiade Biologi SMP/Mts. Gramedia

Wednesday, August 17, 2016

Metode Asosiasi dalam Belajar Biologi

Metode asosiasi ini bertujuan agar pelajar bisa lebih mudah menghapal sekaligus memiliki ingatan yang lebih tajam. Kalau dulu belajar biologi ada beberapa yang selalu bisa saya ingat dengan menggunakan model kayak gini.

Misalnya FF atau 2F dibaca Floem Fotosintesis, yang artinya Floem berguna untuk membawa hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh. NYILEM - BANYU (baca : XILEM - AIR), yang artinya kalau xilem berarti membawa air dan mineral dari tanah sampai akhirnya menuju ke daun.

Selanutnya, tanpa sengaja, saat jalan-jalan ke Yogyakarta menemukan buku berjudul Mudah dan Cepat Menghafal Biologi : Belajar Mudah Biologi dengan Metode Asosiasi yang ditulis oleh Prowel Sianipar. Penulis ini sangat rajin rupanya membuat singkatan-singkatan pada materi-materi yang tercakup dalam biologi.

1. Biologi Sel
Asosiasi : RoRoFeJo
Robert Hook menemukan sel yang kosong
Robert Brown menemukan nukleus (inti sel)
Felik Durjalin menemukan cairan sel (catatan saya : yang dimaksud Felix Dujardin kali ya)
Johannes Purkinje menemukan protoplasma)

2. Mikroorganisme
Asosiasi : Pagi Ini Dia Datang Terlambat Cari Cari Raport Anak Herbert yang Hilang di MTV
Asosiasi ini ternyata digunakan untuk menghafal dan mengingat berbagai penyakit yang diakibatkan oleh virus serta bagian tubuh yang diserang.
Polio : saraf
Influensa : saluran nafas
Demam berdarah : darah
Demam kuning : hati
Trachoma : mata
Cacar : kulit
Campak/morbili : kulit
Rabies : saraf
AIDS/HIV : antibody
Hepatitis : hati
Herpes simplek : alat kelamin
Mosaik : tembakau
Tetelo (NCD) : unggas
CVPD : jeruk

3. Kormophyta
Asosiasi : PaPiDame
Pakis haji
Pinus
Damar
Melinjo
Yang merupakan contoh tumbuhan Gymnospermae

4. Metabolisme
Asosiasi : HiEngle InSa
Hill : membuktikan oksigen berasal dari air
Engehman : dalam fotosintesis dihasilkan oksigen (catatan saya : yang dimaksud Engelmann)
Ingenousz : dalam fotosintesis dihasilkan oksigen
Sach : dalam fotosintesis dihasilkan amilum

5. Ilmu Tubuh Manusia
Asosiasi : DES
Defeksi, pengeluaran tinja
Ekskresi, pengeluaran zat yang tidak digunakan lagi
Sekresi, pengeluaran zat dan masih digunakan kembali

6. Invertebrata
Asosiasi : PCMEVA
Porifera (hewan berpori)
Colenterata (hewan berongga)
Molusca (hewan lunak)
Ekinoedermata (hewan berkulit duri)
Vermes (Cacing)
Artropoda (hewan berbuku-buku)

7. Vertebrata
Asosiasi : PARAM
Pisces
Ampibi
Reptil
Aves
Mamalia

8. Genetika
Asosiasi : BHAA
Butawarna
Hemofilia
Adontia
Amolar
yang merupakan penyakit yang terpaut dengan kromosom gonosom

9. Ekologi dan Lingkungan
Asosiasi : IPKEB
Individu : makhluk tunggal
Populasi : kumpulan individu sejenis
Komunitas : kumpulan populasi
Ekosistem : populasi bersama lingkungan abiotiknya
Biosfer : bumi

10. Mutasi dan Bioteknologi
Asosiasi : RASa PeLaSa
Rhizopus oligosporus : pembuatan tempe
Aspergillius wenti : pembuatan kecap
Sacharomyces cereviceae : tape, wine
Lactobasilus bulgarius : yogurt
Streptococus lactis : keju
Acetobacterxylinum : nata de coco
Yang merupakan mikroorganisme yang digunakan dalam produksi bahan makanan

11. Ilmu tentang Tumbuhan
Asosiasi : TTN
Gerak Tropisme
Gerak Taksis
Gerak Nasti

12. Taksonomi dan Keanekaragaman
Asosiasi : PAPMFV
Plantae
Animalia
Protista
Monera
Fungi
Virus
yang merupakan sistem klasifikasi 6 kingdom

13. Asal-usul Kehidupan dan Evolusi
Asosiasi : AJA
Aristoteles
John Nedham
Antoni Van Lewenhook ( hasil google : Antonie Van Leeuwenhoek)

14. Ruang Lingkup Biologi
Asosiasi : ROPHEK
Rumusan Masalah
Observasi
Pengumpulan Masalah
Hipotesis
Eksperimen
Kesimpulan
Yang merupakan langkah-langkah metode ilmiah

Yaa..tentunya masih banyak lagi singkatan-singkatan atau asosiasi-asosiasi lain yang diberikan dalam buku Mudah dan Cepat Menghapal Biologi : Cara Mudah Biologi dengan Metode Asosiasi.

Meski demikian, menurut saya akan lebih mudah lagi jika asosiasi atau singkatan tersebut dikembangkan lagi. Lebih baik lagi jika kita sendiri yang membuatnya, sehingga akan lebih ingat.
Ya..jadi ingat dulu saat SMA menghapalkan nama-nama unsur kimia...ya kapan-kapanlah kita buat. atau googling saja dulu ya.

Tuesday, August 16, 2016

Mengajarkan Sandi dalam Pramuka

Mengajarkan sandi dalam pramuka merupakan pengalaman pertama saya selama menjadi guru. Dalam kegiatan persami yang dilaksanakan pada Sabtu - Minggu, 13 - 14 Agustus 2016 dipercaya mengisi materi sandi. Seingat saya dalam pramuka banyak sekali sandi-sandi. Dari sandi yang sederhana sampai sandi yang kompleks. Kalau saya sendiri sampai sekarang masih kesulitan ketika menghadapi sandi morse dan sandi semaphore.

Sebelum mengajarkan sandi saya jelaskan terlebih dulu apa yang dimaksud sandi dan bagaimana sejarah adanya sandi. Sandi yang jelas adalah sesuatu yang rahasia. Cukup dimengerti oleh yang membuat atau yang menerima pesan. Contoh sandi facebook, PIN ATM, pola saat buka HP termasuk kategori sandi dalam bentuk kata sandi (password). Tentunya juga pesan rahasia yang hanya bisa diketahui oleh pengirim dan penerima pesan. Misalnya, saat perang dulu. Tidak bisa dong semua surat/memo/pesan dituliskan apa adanya. Wah bisa ketahuan musuh dong.

Dalam sejarahnya dulu, untuk menuliskan pesan rahasia prosesnya memakan waktu lama dan cukup ribet. Sebuah pesan ditulis/dilukis pada kulit kepala. Mula-mula kepalanya dicukur gundul, kemudia ditulislah pesan tersebut. Kemudian ditunggu sampai kepala tersebut rambutnya tumbuh kembali. Setelah rambut tubuh dan menutupi pesan tersebut kemudian orang itu dikirim. Nah ketika sudah sampai tujuan, rambut kepala dicukur lagi agar bisa terlihat pesan rahasia tersebut. Kalau di film-film juga sering ditemukan lukisan/pesan rahasia yang ditato kan pada tubuh bukan? Gambar-gambar yang ditatokan ternyata bukan sekedar gambar tetapi mengandung arti tertentu.

Jenis-jenis sandi yang saya ajarkan ada sekitar 11 jenis. Dari yang paling mudah terlebih dahulu :
1. Sandi Abjad
2. Sandi Angka
3. Sandi Napoleon
4. Sandi Kotak
5. Sandi Huruf Berjasa
6. Sandi Koordinat
7. Sandi Datar
8. Sandi Nama Barang/Gambar
9. Sandi AND
10. Sandi Siput
11. Sandi Matematik (Penerapan Semaphore)

Sayang sandi morse belum diajarkan. Dalam durasi 60 menit targetnya bisa mengenal dan memahami berbagai bentuk sandi, minimal 9 sandi yang saya berikan.

Meskipun demikian, setelah diuji (dalam kegiatan widegame), baru sekitar 5 sandi yang bisa dikuasai dengan baik dari 13 regu peserta persami. Ya..lumayan. Apalagi pos sandi diletakkan pada Pos V (hampir terakhir), dikala sudah begitu lelah karena medan yang lumayan berat plus matahari yang terik di perbukitan sekitar sekolah.

Detail sandinya bisa ditunggu pada postingan berikutnya atau langsung saja google. Yang jelas asyik loh belajar mengenai sandi.


Monday, August 15, 2016

Asal Usul Makhluk Hidup

Asal usul makhluk hidup merupakan sebuah misteri. Ada beberapa teori yang diusulkan mengenai asal usul makhluk hidup :
1. Teori Abiogenesis (Generatio Spontanea)
Dalam teori ini terdapat dua pengertian. Pertama, makhluk hidup berasal dari makhluk tak hidup (a = tidak, bio = hidup, genesis = pembentukan). Kedua, makhluk hidup terbentuk dengan sendirinya dari benda mati (generatio spontanea). Teori abiogenesis inii didukung oleh Aristoles, Thales, Anaximines, John Needham dan Antonie Van Leewenhoek. Thales menganggap kalau kehidupan berasal dari air. Anaximines menganggap kehidupan dari udara. Needham dari percobaannya berkesimpulan bahwa makhlukhidup berasal dari air kaldu.

2. Teori Biogenesis.
Biogenesis berasal dari kata bio = hidup dan genesis = pembentukan. Teori ini menyatakan bahwa kehidupan berasal dari makhluk hidup lainnya. Pendukung teori ini adalah Fransisco Redi, Lazzaro Spallanzani, dan Louis Pasteur.

a. Fransisco Redi (1626 - 1697)
Redi melakukan percobaan dengan memasukkan daging ke dalam beberapa toples. Toples pertama tertutup rapat, toples kedua dibiarkan terbuka, toples ketiga ditutup kain kasa.
- Daging di toples yang tidak tertutup akan dihinggapi lalat. Lalat akan bertelur dan telur tersebut akan menghasilkan belatung.
- Daging yang tertutup rapat, tidak ada lalat yang hinggap dan tentunya tidak ada telur di dalamnya.
- Daging di toples yang ditutup dengan kain kasa tidak dihinggapi lalat. Lalat menempel pada kain kasa karena menghirup aroma dari daging.
Dari percobaannya, Fransisco Redi menyimpulkan bahwa belatung berasal dari lalat yang hinggap di daging dan bertelur.
Dapat disimpulkan bahwa makhluk hidup  berasal dari telur (Omne vivum ex ovo)

b. Lazzaro Spallanzani (1729 - 1799)
Lazzaro Spallanzani melakukan percobaan menggunakan air kaldu yang dididihkan. Hasilnya, Spallanzani menemukan bahwa pada tabung yang tertutup, air kaldu tidak membusuk dan tidak terdapat mikrorganisme di dalamnya. Sedangkan pada tabung yang terbuka, air kaldunya membusuk dan terdapat banyak mikroorganisme di dalamnya. Sehingga Lazzaro Spallanzani menyimpulkan bahwa makhluk hidup bukan dari kaldu, melainkan dari makhluk hidup lainnya (yang berasal dari udara).
Dapat disimpulkan bahwa makhluk hidup  berasal dari makhluk hidup lainnya (omne vivum ex vivo)
c. Louis Pasteur (1822 - 1895)
Louis Pasteur menyempurnakan percobaan Redi dan Spallanzani. Pasteur menggunakan air kaldu yang dimasukkan ke dalam pipa berbentuk leher angsa. Setelah dipanaskan, air kaldu kemudian didinginkan dan diletakkan dalam keadaan tegak. Esok harinya air kaldu tersebut tetap jernih dan tidak mengandung mikroorganisme. Selanjutnya, pipa dimiringkan sehingga air mengalir dan bersentuhan dengan udara. Ternyata keesokan harinya kaldu tersebut membusuk dan mengandung banyak mikroorganisme.

Kesimpulan dari percobaan Fransisco Redi, Lazzaro Spallanzani dan Louis Pasteur dikenal dengan teori biogenesis yaitu semua kehidupan berasal dari telur dan semua telur berasal dari sesuatu yang hidup (omne ovum ex ovo, omne vivum ex vivo).

3. Teori Neoabiogenesis
Teori ini menyatakan bahwa senyawa organik berasal dari senyawa anorganik.
a. Oparin
Oparin menyatakan bahwa senyawa organik terbentuk di lautan. Teori ini selanjutnya dikenal sebagai teori Evolusi Biologi. Pendukung teori ini adalah Haldane dalam buku Origin of Life.
b. Harold Urey
Urey menyatakan bahwa di atmosfer terdapat metana (CH4), amonia (NH3), hidrogen (H2) dan uap air (H2O). Keempat senyawa ini oleh tenaga halilintar diubah menjadi senyawa organik. Teori ini dikenal sebagai teori Evolusi Kimia. Stanley Miller (mahasiswa Urey), melanjutkan hipotesa ini dengan membuat peralatan yang dibuat mirip seperti keadaann purba. Miller menggunakan listrik bertegangan tinggi (sebagai pengganti halilintar) dan ternyata terbentuklah senyawa organik berupa asam amino.

Selain ke-3 teori tersebut di atas dikenal juga Teori Penciptaan (Special Creation Theory) dan Teori Kosmozoa (Cosmozic Theory).  Teori Penciptaan menyatakan bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Tuhan. Makhluk hidup yang ada di masa sekarang ini sudah ada sejak dahulu dan diciptakan seperti yang ditemukan sekarang. Sedangkan Teori Kosmozoa menyatakan bahwa kehidupan di bumi ini berasal dari angkasa luar atau datang dari meteor yang jatuh dari angkasa luar (kosmos) ke bumi. Tokoh dari faham Kosmozoa ini adalah Arrhenius.

Demikianlah teori-teori tentang asal-usul makhluk hidup. Sangat dimungkinkan ada juga teori-teori lain yang tidak ada di postingan ini.

Sumber :
Mubarok, Ibnul dkk. 2013. Maestro Olimpiade Biologi SMP Seri A. Erlangga
Keumalasari, Dewi. 2014. Suju Sukses Juara Olimpiade Biologi SMP/Mts. Gramedia




Related Post

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...