1. Kingdom Monera
- kelompok makhluk hidup sederhana
- tempat hidup di perairan
- ada yang bersel satu dan ada yang bersel banyak
- ada yang menyerupai hewan atau tumbuhan
- tidak memiliki membran inti di setiap selnya (prokariotik)
- meliputi :
a) Eubacteri. Misalnya Bacillus
dan Clostridium botulinum.
b) Cyanobacteria (bakteri biru-hijau). Misalnya Chroococcus, Gloecapsa, Oscillatoria,
Tolypothrix, Merispedia, dan Gloetrichia.
c) Archaebacteria. Misalnya Methanobacterium
sp., Halobacterium sp., Thermoplasma sp., dan Sulfolobus sp.
2. Kingdom Protista
- meliputi organisme bersel satu atau bersel banyak
- bersifat eukariotik, yaitu memiliki membran inti
- Bisa hidup di mana-mana
- Inti sel sudah berupa nukleus
- meliputi protista yang menyerupai jamur (protista), menyerupai
tumbuhan (alga) dan menyerupai hewan (protozoa)
Protista menyerupai jamur
a. Filum Oomycota (jamur air)
b. Filum Myxomycota (jamur lendir plasmodial)
c. Filum Acrasiomycota (jamur lendir seluler)
Protista menyerupai tumbuhan
a. Filum
Pyrrhophyta/Dinoflagellata (ganggang api)
b. Filum
Euglenophyta
c. Filum
Chrysophyta (alga emas)
d. Filum
Rhodophyta (alga merah)
e. Filum
Chlorophyta (alga hijau)
f. Filum
Phaeophyta (alga cokelat)
Protista menyerupai hewan
a. Filum
Rhizopoda/Sarcodina (memiliki kaki semu). Misalnya Entamouba histolica, Amouba proteus dan Vorticella sp.
b. Filum
Sporozoa /Apicomplexa (tidak memiliki
alat gerak). Misalnya Emeria, Plasmodium sp. (penyebab penyakit
malaria yang dibawa oleh nyamuk Anopheles
sp.) dan Toxoplasma gondii (penyakit
toksoplasmosis yang dibawa oleh vektor hewan peliharaan).
c. Filum
Ciliata/Ciliophora (berambut getar).
Misalnya Paramecium sp., Stentor, Didinium sp., predator
Paramecium dan Balantidium coli
(predator E. Coli) penyebab penyakit balantidiosis.
d. Filum
Flagellata/Mastigophora (berbulu
cambuk). Misalnya Trypanosoma gambiense
(penyakit tidur) vektor pembawa G.
mursitans, Trypanosoma rhodoinse (penyakit tidur) vektor pembawa Glossina mursita, Trypanosoma brucei (penakit tidur
pada ternak), Trypanosoma cruzy
(penyakit chagas) vektor pembawa Glossina
palpalis, Trypanosoma evansi (penyakit
surra/malas pada ternak) vektor pembawa lalat Tabanus sp., Leihmania donovani dan
Leihmania tripicana (penyakit
oriental sore/borok pada kulit) dan Euglina
viridis, Volovok sp., serta Noctiluca sp.
3. Kingdom Fungi
- memperoleh makanan dengan cara menguraikan sisa makhluk hidup
lain
- ada yang bersel satu dan ada yang bersel banyak
- tidak berklorofil
- memiliki dinding sel dari khitin
- Dibagi dalam 4 divisi, yaitu Chytridiomycota,
Zygomycota, Ascomycota, dan Basidiomycota
a. Chytridiomycetes
Chytridiomycetes merupakan fungi yang paling primitif dan
merupakan penghubung antara fungi dan protista. Perbedaan dengan fungi lainnya
adalah masih adanya ciri flagela pada zoosporanya. Contoh fungi ini adalah Chytridium.
b. Zygomycota
Zygomycota ini disebut juga jamur alga karena mirip
alga yang kehilangan klorofil. Hifanya tidak bersekat dam berinti banyal
(senositik). Warna miselium putih dengan spora umumnya berwarna
kehitam-hitaman. Berkembang biak secara seksual dengan zigospora, dan secara
aseksual dengan membentuk aplanospora dan zoospora. Contoh Zygomycota adalah Rhizopus
nigricans, Mucor mucedo, Phytophthora, dan Phytium.
c. Ascomycota
- Memiliki
askus (kantong spora) pada badan buah yaitu askokarp.
- Berkembang
biak secara seksual dengan membentuk akospora dan berkembang biak secara aseksual
dengan membentuk konidiospora.
- Ada
juga yang membentuk tunas, misalnya ragi. Tubuhnya ada yang berupa sel-sel
tunggal atau berupa hiva yang bersekat.
- Contoh
Saccharomyces cerevisiae (ragi), Neurospora crassa (jamur oncom), Candida, Fusarium, Penicillium notatum,
Penicillium camemberti, dan Penicillium roqueforti (untuk pembuatan
keju)
d. Basidiomycota
- Jamur
ini berukuran besar dan memiliki tubuh buah
- Berkembang
biak secara seksual dengan basidiospora dan secara aseksual dengan fragmentasi
hifa
- Contoh
: Puccinia graminis dan Ustilago maydis (Basidiomycota yang tidak memiliki tubuh buah), Volvariella volvacea (jamur merang), Auricularia polytricha (jamur kuping), dan Agaricus malleus.
Selain 4
divisi di atas, ada satu kelompok fungi lagi, yaitu Deuteromycota atau fungi tidak sempurna. Disebut fungi tidak
sempurna karena hanya berkembang biak secara aseksual saja, sedangkan
perkembangbiakan secara seksual belum ditemukan. Anggota Deuteromycota bersifat sementara, karena bila diketahui
perkembangbiakan secara seksual akan dipindah ke kelompok yang sesuai.
Contohnya Aspergillus wentii (untuk
membuat kecap), Aspergillus flavus (mengandung racun aflatoksin), dan Aspergillus fumigatus (parasit pada paru-paru unggas).
4. Kingdom Plantae
Ciri-ciri kingdom Plantae :
- terdiri dari banyak sel
-
berklorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis
- memiliki
dinding sel di setiap selnya
- eukariotik
Kingdom
plantae terdiri dari 3 divisi, yaitu Bryophyta
(tumbuhan lumut), Pteridophtya (tumbuhan
paku), dan Spermatophyta (tumbuhan
biji). Spermatophyta (tumbuhan biji),
berdasarkan letak bakal bijinya, dibedakan menjadi 2 yaitu
1) Gymnospermae (tumbuhan biji terbuka)
Tumbuhan
biji terbuka ini terdiri dari 4 suku (famili) yaitu :
a) Cycadinae. Misalnya pakis haji (Cycas rumphii) dan Cycas revoluta
b) Ginetinae. Misalnya melinjo (Gnetum gnemon)
c) Coniferinae. Misalnya tusam (Pinus merkusii) dan damar (Agathis alba)
d) Ginkgoinae. Misalnya Ginkgo biloba
2) Angiospermae (tumbuhan biji tertutup)
Berdasarkan
jumlah keping bijinya, tumbuhan Angiospermae terdiri dari 2 kelas, yaitu : a)
Monokotil (biji berkeping satu)
Tumbuhan
monokotil digolongkan menjadi beberapa suku (famili) diantaranya :
-
Suku rumput-rumputan (Graminae/Poaceae).
Misalnya padi, jagung, rumput, tebu, bambu, dan gandum
-
Suku pinang-pinangan (Palmae).
Misalnya kelapa, aren, lontar, pinang, dan sagu.
-
Suku pisang-pisangan (Musaceae).
Misalnya pisang raja, pisang ambon, pisang kipas, dan pisang hias.
-
Suku jahe-jahean (Zingiberaceae).
Misalnya jahe, kencur, kunyit, dan lengkuas.
b) Dikotil (biji berkeping dua)
Tumbuhan berbiji dua (dikotil) dikelompokkan menjadi beberapa suku
(famili) di antaranya :
- Suku
getah-getahan (Euphorbiaceae).
Misalnya karet, lancuran, singkong, dan puring.
- Suku Mimosaceae. Misalnya petai, putri malu,
saga, kembang merak, flamboyan, dan ketepeng.
- Suku terung-terungan
(Solanaceae). Misalnya terung, tomat,
cavai, tembakau, dan cimpukan cina.
- Suku
komposite (Compositae). Misalnya
bunga matahari, aster, kenikir, dan dahlia.
5. Kingdom Animalia
Dunia animalia terdiri dari 9 filum. Delapan filum termasuk avertebrata
dan satu filum Chordata. Berdasarkan
ada tidaknya tulang belakan, hewan vertebrata dikelompokkan menjadi dua, yaitu
hewan tak bertulang belakang dan hewan bertulang belakang.
a.
Hewan tak bertulang belakang (invertebrata)
Hewan invertebrata terdiri dari 8 filum,
yaitu :
1) Porifera
(hewan berpori)
2) Coelenterata
(hewan berongga)
3) Platyhelminthes
(cacing pipih)
4) Nemathelminthes
(cacing gilik)
5) Annelida (cacing
gelang)
6) Echinodermata
(hewan berkulit duri)
7) Mollusca (hewan
lunak)
8) Arthropoda
(hewan berbuku-buku)
b.
Hewan bertulang belakang (vertebrata)
Vertebrata merupakan salah satu subfilum Chordata.
Kelompok ini dibedakan menjadi 5 kelas,
yaitu :
1) Pisces
(ikan)
2) Amphibia
(amfibi)
3) Reptilia (hewan
melata)
4) Aves (unggas)
5) Mammalia
(hewan menyusui)
Thanks for reading & sharing Sains Multimedia
0 Post a Comment:
Posting Komentar