• LinkedIn
  • Subcribe to Our RSS Feed

Kamis, 08 Januari 2015

Mengenal Sains

Januari 08, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

Mengenal Sains

Pengertian
Sains dapat diartikan sebagai pengetahuan. Sains adalah ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang alam dengan segala isinya. Sains mengkaji tentang makhluk hidup, benda mati dan peristiwa/perubahan-perubahan yang ada di alam.

Pembagian Sains
Sains terbagi dalam beberapa cabang ilmu, yaitu fisika, kimia, biologi, geologi, dan astronomi.
Fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang benda, yang berhubungan dengan gerak, gaya, energi dan perubahannya, suhu, kalor, cahaya, getaran, gelombang, listrik dan magnet.
Kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang zat-zat yang terkandung di dalamnya. Meliputi pengetahuan tentang atom, ion, molekul, unsur, senyawa, campuran, reaksi kimia, jenis-jenis zat (asam, basa, garam) dan sebagainya.
Biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. 
Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan isinya.
Astronomi adalah ilmu yang mempelajari tentang tata surya, bintang, galaksi, dan alam semesta.

Bagaimana cara mempelajari sains?
Untuk mempelajari sains dapat dilakukan dengan pengamatan dan pengukuran.
Pengamatan adalah kegiatan menggunakan seluruh indra kita untuk mengamati suatu benda. Sedangkan pengukuran adalah kegiatan membandingkan ukuran suatu benda dengan alat ukur yang menjadi acuan.

Bagaimana memecahkan masalah-masalah dalam Sains?
Dalam sains dikenal adanya metode ilmiah untuk memecahkan masalah-masalah sains. Langkah-langkah dalam melakukan metode ilmiah, yaitu :
  1. Merumuskan masalah
  2. Mengadakan observasi atau pengamatan
  3. Membuat hipotesis atau dugaan
  4. Melakukan eksperimen atau percobaan
  5. Menarik kesimpulan
Ya, terkait dengan metode ilmiah, kita pun bisa menjadi seorang saintis atau ilmuwan. Caranya bagaimana? Yang jelas, tentunya harus selalu berpikir ilmiah, 
Berikut ini sifat-sifat yang harus dimiliki seorang saintis :
  1. Jujur
  2. Rasa ingin tahu yang besar
  3. Teliti
  4. Terbuka
  5. Obyektif
Sains dan Hubungannya dengan Dunia Lain
  1. Sains dan Lingkungan
  2. Banyak hal yang dipelajari dalam sains terkait dengan lingkungan, misalnya tentang gunung, laut, savana, gurun, salju, gletser dan geiser.
  3. Sains dan Angkasa
  4. Apa saja yang dipelajari oleh sains ini? Misalnya tentang awan, kilat, guntur, pelangi, bulan, matahari, planet dan asteroid.
  5. Sains dan Teknologi Modern
  6. Di sini sains mengkaji mengenai komputer, CD/DVD, motor listrik, generator, perahu, kereta api, mobil listrik, pesawat terbang, radio, telegraf, satelit, telepon, televisi, laser, pesawat ulang alik dan nuklir.
  7. Sains dan Permasalahan yang ditimbulkan
  8. Perkembangan sains sendiri tidak selalu menguntungkan. Dampak yang merugikan juga besar, terkait dengan pencemaran/kerusakan lingkungan, Misalnya pencemaran baik pencemaran air, udara dan tanah. Dan kita mengenal juga global warming (pemanasan global) akibat pencemaran yang bertumpuk-tumpuk.
Dampak negatif perkembangan sains

Sumber bacaan :
Aryandi, Ari Wahyu. 2009. Mengenal Sains. PT Sarana Panca Karya Nusa.

SKL UN IPA : 28 Kepadatan Populasi Manusia dan Pengelolaan Lingkungan


SKL UN IPA : 28 Kepadatan Populasi Manusia dan Pengelolaan Lingkungan

Kompetensi :
Mendeskripsikan komponen ekosistem, interaksi antarmakhluk hidup dalam lingkungan, serta peran manusia dalam pengelolaan lingkungan.
Indikator :
Menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan kualitas lingkungan berdasarkan
hasil pengamatan/kasus.
Materi
Jumlah populasi manusia bertambah. Otomatis, masalah yang ditimbulkan juga semakin banyak.
Masalah yang timbul akibat kepadatan penduduk
  1. Meningkatnya kebutuhan makanan dan air bersih.
  2. Meningkatnya pencemaran/kerusakan lingkungan
  3. Berkurangnya udara bersih dan lahan pertanian
  4. Berkurangnya daerah resapan air hujan
  5. Timbulnya pemukiman kumuh
Upaya untuk mengatasi kepadatan penduduk
  1. Menurunkan angka kelahiran (melalui program KB dan penundaan perkawinan)
  2. Melaksanakan pembangunan nasional di segala bidang
  3. Menambah lapangan kerja
  4. Meningkatkan kesadaran pendidikan
Akibat kepadatan penduduka

SKL UN IPA 27 : Upaya Mengatasi Pencemaran /Kerusakan Lingkungan

SKL UN IPA 27 : Upaya Mengatasi Pencemaran /Kerusakan Lingkungan

Kompetensi :
Mendeskripsikan komponen ekosistem, interaksi antarmakhluk hidup dalam lingkungan, serta peran manusia dalam pengelolaan lingkungan.
Indikator :
Menjelaskan usaha manusia untuk mengatasi pencemaran/kerusakan lingkungan.
Materi :
Aktifitas manusia banyak menimbulkan dampak pencemaran/kerusakan lingkungan. Seperti pendirian-pendirian pabrik yang menyebabkan berbagai pencemaran, seperti cerobong asap maupun  penggunaan bahan kimia. Penggunaan bahan bakar fosil dari motor/mobil pun menjadi penyumbang pencemaran udara di mana-mana, dari kota sampai pelosok desa.
Untuk itu, mutlak sekali peran manusia dalam upaua mengatasi pencemaran/kerusakan lingkungan yang telah diperbuatnya.
Pencemaran lingkungan meliputi pencemaran udara, air, dan tanah.
Bahan pencemar udara
  1. Karbon monoksida (CO) yang dapat menghambat pengikatan oksigen oleh hemoglobin darah.
  2. Hidrokarbon yang dapat bereaksi dengan nitrogen oksida dan di bawah pengaruh sinar matahari membentuk smog. Smog tersebut berbentuk gas yang menyebabkan rasa pedih jika mengenai mata.
  3. Sulfur oksida yang dapat menyebabkan terjadinya batuk, bronkitis, dan penyempitan saluran pernapasan pada manusia serta mengakibatkan hujan asam yang merusak tanaman.
  4. Chlorofluorocarbon (CFC) yaitu gas yang berasal dari buangan lemari es, AC, parfum dan hairspray. Gas ini menguraikan ozon di lapisan atmosfer, sehingga mengakibatkan lapisan ozon tipis.
  5. Debu yang bercampur dengan partikel dapat menyebabkan gangguan saluran pernapasan dan iritasi mata.
Bahan pencemar air
Bahan pencemar air dapat dibedakan menjadi sampah rumah tangga dan pabrik, limbah cair rumah tangga dan pabrik, serta asam belerang (H2S) dan amonia (NH3).
Bahan pencemar tanah
Bahan pencemar tanah, antara lain pestisida, plastik bekas, kaleng bekas, dan benda-benda lain yang tidak dapat terurai.

Upaya Manusia
Upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh manusia untuk mengatasi pencemaran/kerusakan lingkungan adalah sebagai berikut :
  1. Reboisasi
  2. Mencegah penebangan hutan dan menerapkan tebang pilih
  3. Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil
  4. Membuat sengkedan di daerah pegunungan
  5. Mengolah limbah sebelum dibuang
  6. Menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan (mudah terurai oleh mikroorganisme tanah)
  7. Mengurangi penggunaan bahan kimia (pestisida, pupuk buatan dll)
INGAT 4R : Reduce : kurangi pemakaian
Reuse : gunakan kembali
Recyle : daur ulang
Replace :ganti dengan bahan lain
Akibat pencemaran air

Bahan Bacaan :
Waldjinah dkk, 2013. Detik-Detik Ujian Nasional Ilmu Pengetahuan Alam Tahun Pelajaran 2013/2014. Intan Pariwara
Karnoto, Bambang K, dkk. 2012.  SPM Plus Sukses Menghadapi UN SMP/MTs. Erlangga

SKL UN IPA 26 : Ekosistem

Januari 08, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

SKL UN IPA 26 : Ekosistem

Kompetensi :
Mendeskripsikan komponen ekosistem, interaksi antarmakhluk hidup dalam lingkungan, serta peran
manusia dalam pengelolaan lingkungan.
Indikator :
Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem.

Materi :
Ekosistem
Ekosistem adalah kesatuan dari seluruh anggota komunitas yang membentuk hubungan timbal balik dengan lingkungan abiotiknya. Komunitas sendiri dapat diartikan sebagai keseluruhan populasi hewan dan tumbuhan yang hidup di suatu daerah atau lingkungan yang sama.

Jadi, dalam suatu ekosistem terdiri dari  komponen hidup (biotik) dan komponen tak hidup (abiotik).
Komponen biotik ini terdiri dari produsen, konsumen dan pengurai (dekomposer).
Komponen abiotik terdiri atas benda tak hidup, seperti tanah, air, udara, cahaya matahari, suhu, dan iklim.

Berdasarkan cara mendapatkan makanannya, ada dua jenis organisme yaitu autotrof dan heterotrof. Organisme autotrof adalah organisme yang dapat menghasilkan makanannya sendiri. Dalam ekosistem termasuk pada produsen, misalnya tumbuhan hijau.
Organisme autotrof adalah organisme yang makanannya tergantung pada makhluk hidup yang lain. Dalam ekosistem posisinya sebagai konsumen


Dalam ekosistem, komponen biotik dan abiotik saling berinteraksi dalam bentuk rantai makanan, jaring-jaring makanan, piramida makanan. Dan akhirnya berkontribusi pada perpindahan energi.

Untuk mengingat kembali, pengertian rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan dengan urutan tertentu.
Rantai makanan diawali dari produsen yang dimakan konsumen tingkat I, Konsumen tingkat I dimakan oleh komponen tingkat II. Begitu seterusnya sampai adanya konsumen terakhir yang disebut konsumen puncak. Konsumen puncak ini selanjutnya dirombak oleh pengurai,

Beberapa rantai makanan saling berhubungan membentuk jaring-jaring makanan. Di sini tentunya, setiap makhluk hidup yang menyusun jaring-jaring makanan akan saling berinteraksi,

Interaksi antar makhluk hidup juga terjadi melalui hubungan simbiosis dan kompetisi. Simbiosis adalah hidup bersamanya antara makhluk hidup yang berbeda. Sedangkan kompetisi adalah persaingan dua makhluk hidup atau lebih yang membutuhkan bahan yang sama di lingkungan.

Interaksi apa saja yang terjadi di ekosistem tersebut?

SKL UN IPA 25 : Klasifikasi Makhluk Hidup

Januari 08, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

Kompetensi :
Mendeskripsikan ciri-ciri dan mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup. keanekaragaman makhluk hidup, serta
pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan.
Indikator :
Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya.
Materi :
Lima Kingdom Makhluk Hidup
Makhluk hidup dibedakan menjadi lima kingdom, yaitu :
  1. Monera : tidak memiliki selaput inti (prokariota). Misalnya bakteri dan alga biru (Cyanophyta)
  2. Protista : bersel satu dan memiliki selaput inti (eukariota). Misalnya protozoa, alga dan protista yang menyerupai jamur
  3. Fungsi (jamur)
  4. Plantae (tumbuhan)
  5. Animalia (hewan)
Kingdom Plantae
Plantae dibedakan menjadi 2 bagian besar :
  1. Tumbuhan tidak berpembuluh, yang terdiri dari lumut (Bryophyta). Lumut ini terbagi dalam 3 kelas, yatitu lumut tanduk, lumut hati, dan lumut daun.
  2. Tumbuhan Berpembuluh. Tumbuhan ini sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati.
Tumbuhan berpembuluh dibagi menjadi:
  1. Tumbuhan paku, dibagi dalam 4 kelas yaitu paku purba (Psilophytinae), paku kawat (Lycopodiinae), paku ekor kuda (Equisetinae) dan paku benar (Filicinae).
  2. Tumbuhan berbiji
Tumbuhan berbiji terbagi menjadi 2, yaitu :
  1. Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae), contohnya pakis haji, pinus, belinjo, dan Ginkgo biloba.
  2. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)
Berdasarkan jumlah keping bijinya, tumbuhan berbiji tertutup dapat dibedakan atas :
  1. Tumbuhan berkeping dua (dikotil), antara lain pada suku getah-getahan, jeruk-jerukan, kacang-kacangan, kapas-kapasan, tdan erung-terungan,
  2. Tumbuhan berkeping satu (monokotil), antara lain pada suku padi-padian, nanas-nanasan, dan jahe-jahean, lilia (lidah buaya, bawang merah/putih), anggrek dan palem.
Ciri tumbuhan dikotil
  • sistem perakaran tunggang
  • memiliki jaringan kambium
  • biji berkeping dua
  • tulang daun menyirip/menjari
  • batang bercabang-cabang dengan ruas tidak jelas
  • perhiasan bunga 2, 4, 5 atau kelipatannya
Ciri tumbuhan monokotil
  • biji berkeping satu
  • tidak memiliki jaringan kambium’
  • sistem perakaran serabut
  • batang tidak bercabang dengan ruas jelas
  • perhiasan bunga berjumlah tiga atau kelipatannya
Kingdom Animalia
Kindom animalia terdiri dari 2 kelompok besar, yaitu Avertebrata (tidak bertulang belakang) dan Vertebrata (bertulang belakang)
Avertebrata dikelompokkan menjadi :
  1. Porifera (hewan berpori), misalnya Euspongia dan Sycon.
  2. Coelenterata (hewan berongga), yang terdiri dari 3 kelas yaitu Hydrozoa, Scyphozoa, dan Anthozoa.
  3. Platyhelminthes (cacing pipih), yang terdiri dari 3 kelas yaitu Turbellaria (cacing berambut getar), Trematoda (cacing isap) dan Cestoda (cacing pita).
  4. Nemathelminthes (cacing gilik). Misalnya cacing perut, cacing tambang, cacing kremi, dan cacing filaria.
  5. Annelida (cacing gelang). Terdiri dari 3 kelas, yaitu Polychaeta (cacing laut), Oligochaeta (cacing air tawar) dan Hirudinae (cacing pengisap darah).
  6. Mollusca (bertubuh lunak). Terdiri dari 5 kelas, yaitu Aphineura, Gastroposa, Scaphopoda, Cephalopoda dan Pelecypoda.
  7. Echinodermata (berkulit duri). Terdiri dari 5 kelas yaitu Asteroida, Ophiuroida, Echinoidea, Holothuroidea, dan Cronoidea.
  8. Arthropoda (berbuku-buku). Terdiri atas 4 kelas yaitu serangga, udang-udangan, labah-labah dan lipan.
Vertebrata dikelompokkan menjadi :
  1. Pisces (ikan)
  2. Amphibia (amfibi)
  3. Reptilia (reptil)
  4. Aves (burung)
  5. Mammalia
Klasifikasi makhluk hidup
Bagaimana mengelompokkan berbagai makhluk hidup ini?

Rabu, 07 Januari 2015

SKL UN IPA 24 : Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Januari 07, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

SKL UN IPA 24: Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Kompetensi :
Mendeskripsikan ciri-ciri dan Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup.keanekaragaman makhluk hidup, serta pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan.
Indikator :
Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup.
Materi :
Ciri-Ciri Makhluk Hidup
1. Bernapas
2. Bergerak
3. Peka terhadap rangsang (iritabilitas)
4. Memerlukan makanan (nutrisi)
5. Mengeluarkan zat sisa hasil metabolisme tubuh (ekskresi)
6. Mengalami pertumbuhan dan perkembangan
7. Berkembang biak (reproduksi)
8. Beradaptasi dengan lingkungan
9. Mempunyai bahan genetik berupa DNA dan RNA
ciri2 mh
Bagaimana ciri-ciri makhluk di atas?

The Tao of Physics : Menyingkap Kesejajaran Fisika Modern dan Mistisme Timur

Januari 07, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , , , , // 1 comment

The Tao of Physics : Menyingkap Kesejajaran Fisika Modern dan Mistisme Timur

Apa hubungan antara buku Tao Teh Ching-nya Lao Tzu, Tao of Jeet Kune Do-nya Bruce sama The Tao of Physics-nya Fritjof Capra?
Yang jelas ketiga-tiganya membahas tentang Tao dengan sudut pandang yang berbeda.

The Tao of Physics - Versi Terjemahan
 Sebelum membahas isi buku tersebut (tepatnya memahami isi buku tersebut), perlu dipahami dulu pengertian Tao.
Menurut definisi yang dikutip dari http://www.tionghoa.info/tanya-jawab-tao, arti  kata Tao (道) sendiri sangat luas. Tao bisa diartikan sebagai alam semesta; hukum alam atau kebenaran hakiki; kehidupan atau jalan kebenaran. Maksudnya adalah jalan kebenaran yang semestinya ditempuh oleh umat manusia.Atau mengutip dari http://taoindonesia.info/2011/10/11/apa-itu-tao/. Ada 4 definisi tentang Tao, yaitu Tao sebagai Tao, Tao sebagai filsafat Tao, Tao sebagai agama Tao dan Tao sebagai ilmu spiritual. Tao sebagai tao, didefinisikan bahwa Tao tidak berbentuk, merupakan “sesuatu” yang sudah ada sebelum semuanya ada. Arti TAO yang paling sederhana adalah “jalan”. Ada juga yang mengartikan “Kelogisan”, “Hukum”, “Pedoman”,“Aturan”, dll. TAO adalah jalan kebenaran, aturan , norma, cara, ajaran yang benar menuju kesempurnaan abadi.

Kembali ke buku Tao of Physics. Dalam sampul belakang (edisi terjemahan bahasa Indonesia), ada kutipan Fritjof Capra sebagai berikut. Para mistikus memahami akar Tao namu tidak cabangnya, para ilmuwan memahami cabangnya namun tidak akarnya. Sains tidak membutuhkan mistisisme, mistisisme tidak membutuhkan sains, namun manusia membutuhkan keduanya.

Mistiskus menjelajahi lewat meditasi. Fisikawan menjelajahi lewat eksperimen dan hipotesis. Ya..begitulah alam yang kita pahami. Sesuatu yang kelihatannya paradoks, tetapi bersatu.
Masing-masing mencari kebenaran sesuai jalannya masing-masing.

Di buku tersebut, diawali dengan bagian I Jalan Fisika. 
Pada bagian Jalan Fisika dibahas mengenai:
1. Fisika Modern
    Jalan yang memiliki hati, 
2. Mengetahui dan Melihat
3, Melampaui Bahasa
4. Fisika Baru
Bagian II membahas Jalan Mistisime Timur, yang berisi :
5. Hinduisme
6. Budhisme
7. Pemikiran Cina
8. Taoisme
9. Zen
Bagian III membahas Kesejajaran, yang berisi :
10. Kesatuan Segala Sesuatu
11. Melampaui Dunia Pertentangan
12. Ruang-Waktu
13. Alam Semesta Dinamis
14. Kekosongan dan Bentuk
15. Tarian Kosmik
16. Simetri Quark
      Sebuah Koan Baru?
17. Pola Perubahan
18. Interpenetrasi

Untuk detil isinya, silakan membaca buku tersebut atau menunggu postingan selanjutnya. (Itu jika penulis bisa paham benar isi buku tersebut)
Apa maksud simbol ini?


Selasa, 06 Januari 2015

SKL UN IPA 14 : Energi dan Daya Listrik

Januari 06, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

SKL UN IPA 14 : Energi dan Daya Listrik

Kompetensi :
Memahami konsep kelistrikan dan kemagnetan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator :
Menentukan besaran fisis energi atau daya listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Materi :
Energi dan Daya Listrik
Energi
Masih ingat hubungan antara energi listrik W muatan Q dan beda potensial V?
Yang bisa dituliskan dengan W = V. Q
Dan dengan mengingat bahwa Q = I.t, maka diperoleh rumus
W = V.Q = V.i.t
Dan dengan mengingat lagi hukum ohm :
 image
diperoleh
image
Daya
Daya  didefinisikan sebagai energi per satuan waktu. sehingga diperoleh :
image
W = energi listrik (J)­
V = tegangan (V)
I = kuat arus listrik (A)
t = waktu (s)
R = hambatan (ohm atau Ω)

Hambatan pada peralatan listrik
Alat listrik di rumah, umumnya memiliki spesifikasi daya P dalam Watt, tegangan V dalam Volt. Contohnya, lampu pijar 40 W 220 V, artinya lampu pijar tersebut akan menyala normal yaitu menggunakan daya 40 W jika diberi tegangan 200 V.
Tegangan maupun daya yang digunakan pada alat listrik dapat berubah, kadang lampu menjadi redup padahal masih baru (katakan dianggap tegangan sumber lagi turun). Akibatnya daya lampu tidak sesuai yang tertera dan lampu meredup.
Berdasarkan rumus :
image
Dengan menganggap hambatan alat listrik tetap, diperoleh :
image
Sedangkan hubungan antara P1 dan P2 dapat dituliskan dengan :
image
Wah,,,,,wah stop dulu ah. Terlalu banyak rumus pada postingan kali ini. Tetapi sebenarnya jangan terlalu bingung, apalagi kalo melihat rumus yang terakhir.
Misalnya ada soal seperti ini.
Sebuah lampu tertulis 40 W, 220 V. Jika dijalankan pada tegangan 110 V, berapa daya yang digunakan?
Ingat! kita gak boleh langsung menjawab daya yang digunakan adalah setengahnya yaitu 40 W. Meski kita paham bahwa jika tegangan turun maka daya yang digunakan juga turun.
Yang kita lupakan adalah adanya faktor V kuadrat seperti pada persamaan di atas
Sehingga daya yang digunakan sekarang jika tegangannya 1/2 kali tegangan semula, diperoleh (1/2)2 x 40 W = 10 W.
(mudah-mudahan ndak bingung ya?)
Bukan promo...amati spesifikasi lampu tersebut. Atau juga lampu yang ada di rumah.

Biografi Ilmuwan Fisika

Biografi Ilmuwan Fisika

"Kegilaannya" memporakporandakan pemikiran fisika klasik

Dari banyaknya ilmuwan bidang fisika, dikenal dua orang besar yaitu Sir Isaac Newton dan Albert Einstein. Keduanya memberikan dasar-dasar yang kuat dalam perkembangan ilmu fisika, Newton meletakkan dasar-dasar yang kuat dalam fisika klasik perumusan matematikanya. Sedangkan Einstein, di awal abad 20, memperbaharuo pemikiran klasik melalui teori relativitasnya.
Sebuah buku seri Ensiklopedi Fisika 4 mengenai Biografi Ilmuwan Fisika yang diterbitkan oleh Republika dan Sarana Panca Karya Nusa tahun 2009 (cetakan kedua) membahas tuntas tokoh-tokoh besar bidang Fisika.
  1. Abbe (1840-1905), banyak memberikan kontribusi terhadap bidang optik, desain mikroskop dan juga matematika.
  2. Abdussalam (1929-1996), menyumbangkan teori tentang kesatuan gaya nuklir lemah dan gaya elektromagnetik.
  3. Ampere (1775-1836), banyak memberikan sumbangan karya dan namanya diabadikan untuk satuan kuat arus listrik.
  4. Arago (1786-1853), memberikan sumbangan pemikiran pada banyak hal salah satunya adalah pembiasan cahaya pada prisma.
  5. Archimedes (287-212 SM), sangat terkenal dengan hukum Archimedes dan bukunya Sandreckonernya.
  6. Avogadro (1776-1856), namanya diabadikan dalam bilangan yang disebut bilangan Avogadro.
  7. Bell (1847-1922), sebagai peletak tonggak telekomunikasi dua. Telepon adalah penemuannya.
  8. Bernoulli (1700-1782), mempunyai kontribusi besar terhadap perkembangan bidang optik, dan desain mikroskop.
  9. Biot (1774-1806), bersama-sama dengan Savart berhasil merumuskan hukum Biot Savart.
  10. Bohr (1885-1962), memodelkan atom seperti tata surya mini. Ia menyempurnakan pemikiran J.J Thomson dan Rutherford.
Ternyata dari ke-10 urut abjad nama ilmuwan 7 saja yang pernah kenal, seperti Ampere (ingatnya sebagai satuan dar kuat arus listrik), Abdussalam (pernah dengar waktu kuliah fisika inti, meski tidak mengenalnya), Archimedes (dengan hukum Archimedesnya), Avogadro (kenal saat pelajaran kimia di SMA, Bell, atau lengkapnya Alexander Graham Bell, dengar namanya sejak SD. Bernoulli, Biot dengar namanya saat SMA, Bohr kenal saat SMP (dengan adanya IPA Kimia di SMP).

Tak terbayang ada nama Abbe, Arago. Terus ada Bose, Brillouin, Caratheodory, Clapeyron, Davisson, Gabor, Gilbert, Mayer, Meitner, Murray, Nernst, Onnes, Yukawa, Zeiss, dan Zernike. Wah, ternyata pengetahuan tentang ilmjuwan fisika begitu terbatasnya.

Bagi yang membutuhkan biografi mengenai ilmuwan-ilmuwan bidang fisika bisa membaca buku seri Biografi Ilmuwan Fisika maupun googling via internet.

Tiada hari tanpa belajar. Tidak merasa puas menjadi kunci bagi kesuksesan. Khususnya kesuksesan dalam belajar.

SKL UN 23 : Zat Adiktif dan Psikotropika

Januari 06, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // 1 comment

SKL UN IPA 23 : Zat Adiktif dan Psikotropika

Kompetensi :
Mendeskripsikan pemakaian bahan kimia tertentu dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator :
Mendeskripsikan bahan kimia adiktif dan obat psikotropika serta cara menghindarinya.

Materi :
Zat adiktif
Zat adiktif adalah bahan-bahan alamiah, semi sintesis maupun sintesis yang dapat mengganggu sistem saraf pusat dan menimbulkan efek ketagihan (ketergantungan).
Contohnya alkohol dan inhalen. Inhalen adalah zat organik yang menghasilkan efek yang sama dengan efek yang ditimbulkan oleh minuman beralkohol atau obat anestetik jika aromanya dihisap, contohnya lem/perekat, aseton, atau eter.

Psikotropika
Psikotropika adalah zat atau obat, yang alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (UU No. 5/1997).
Jenis psikotropika yang banyak disalahgunakan adalah LSD, amfetamin (ekstasi, shabu-shabu), rohypnol, valium, dan barbital.

Narkotika
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangnya rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan. Contoh narkotika : ganja, opium, candu, morfin, heroin (putaw), kokain, kodein dan lain-lain.

Perbedaan Narkotika dan Psikotropika
Secara ringkas dapat dikatakan bahwa narkotika adalah zat atau obat yang dapat mempengaruhi syaraf pusat dan secara medis berfungsi mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Sedangkan psikotropika adalah zat atau obat yang dapat mempengaruhi aktivitas mental dan perilaku yang biasa digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kejiwaan.


Bahaya Penyalahgunaan Zat Adiktif dan Psikotropika
Bahaya yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika
1. Terhadap fisik
- kerusakan sistem saraf pusat (otak)
- infeksi akut otot jantung dan gangguan peredaran darah
- gangguan pada paru-paru, sesak napas, dan penyakit paru-paru lainnya

2. Terhadap psikis/kejiwaan
Pemakai cenderung bersikap labil. suka memberontak, introvert/tertutup, penuh rahasia, mudah
curiga sama orang lain, emosional, berpikir irasional dan sejenisnya.
Selain ciri-ciri tersebut, khususnya bagi pelajar gejala-gejala berikut juga menunjukkan perilaku pengguna narkoba
- daya konsentrasi menurun
- prestasi belajar menurun
- menentang guru
- suka membolos dan mengabaikan pelajaran
- mengabaikan teman lama dan beralih ke kelompok baru

Ciri-ciri gejala putus obat (sakaw)
- rasa nyeri di seluruh tubuh
- ketakutan, ketegangan
- mata berair dan berkeringat
- gangguan saluran pencernaan, diare
- sakit perut dan punggung
- tidak bisa tidur
- menggigil, demam

Cara Penanggulangan
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Jangan pernah mencoba atau mencicipi.
3. Jangan bergaul dengan pecandu atau pengedar
4. Meningkatkan komunikasi dan menjaga hubungan harmonis dalam keluarga.
5. Melakukan berbagai kegiatan-kegiatan positif
Nikmatnya sesaat, deritanya sampai kiamat


Sumber :
Johnson. 2004. Sains Kimia 1 untuk SMP Kelas VII. Erlangga
Waldjinah, dkk. 2013. Detik-Detik Ujian Nasional Ilmu Pengetahuan Alam. Intan Pariwara