• LinkedIn
  • Subcribe to Our RSS Feed

Senin, 12 Januari 2015

Materi UN IPA 34 : Sistem Indra pada Manusia (2)

Januari 12, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

Materi UN IPA 34 : Sistem Indra pada Manusia (2)

Kompetensi :
Menjelaskan sistem organ pada manusia.
Indikator :
Menjelaskan sistem saraf dan alat indera pada anusia.
Materi :
Manusia mempunyai lima macam indra, yaitu indra penglihat, pendengar, peraba, pembau, dan pengecap.
Mata
image
Kornea, berfungsi membantu memfokuskan bayangan benda pada retina.
Pupil
Lensa mata
Retina
Kelainan dan penyakit pada indra penglihatan
  • Miopi (rabun jauh)
  • Hipermetropi (rabun dekat)
  • Presbiopi (rabun tua)
  • Astigmatisma
  • Hemeralopi (rabun senja)
  • Katarak
  • Buta Warna
Telinga
Telinga manusia terdiri atas tiga bagian yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.
image

Kulit
image
Hidung
image
Lidah
image

SKL UN IPA 34 : Sistem Saraf pada Manusia (1)

Januari 12, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

Kompetensi :
Menjelaskan sistem organ pada manusia.
Indikator :
Menjelaskan sistem saraf dan alat indera pada manusia.
Materi :
Sistem saraf mempunyai tiga fungsi utama, yaitu menerima informasi dalam bentuk rangsangan atau stimulus; memproses informasi yang diterima; serta memberi tanggapan (respon) terhadap rangsangan.
1. Sel Saraf (Neuron)
Unit terkecil penyusun sistem saraf adalah sel saraf disebut neuron. Setiap satu sel saraf (neuron) terdiri atas bagian utama yang berupa badan sel saraf, dendrit, dan akson.
image
Di dalam badan sel saraf terdapat nukleus dan sitoplasma. Di dalam sitoplasma terdapat mitokondria yang berfungsi membangkitkan energi untuk membawa rangsangan.
Dendrit  berfungsi untuk menjalarkan impuls saraf menuju ke badan sel saraf.
Akson atau neurit berfungsi untuk menjalarkan impuls saraf meninggalkan badan sel saraf ke neuron atau jaringan lainnya.
Jenis-jenis Neuron
  1. Neuron sensorik/sel saraf indra berfungsi meneruskan rangsang dari penerima (indra) ke saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).
  2. Neuron motorik (sel saraf penggerak) berfungsi membawa impuls dari pusat saraf (otak) dan sumsum tulang belakang ke otot. Sel saraf ini mempunyai dendrit yang pendek dan akson yang panjang.
  3. Neuron asosiasi /sel saraf penghubung berfungsi menghubungkan atau meneruskan impuls dari sel saraf sensorik ke sel saraf motorik.
Susunan Saraf Manusia
image
Sistem saraf pusat
Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang.
image
Otak besar manusia mempunyai beberapa bagian dengan fungsi masing-masing. Otak besar
bagian belakang merupakan pusat penglihatan, sedangkan bagian samping merupakan pusat pendengaran. Bagian tengah otak besar merupakan pusat pengatur kepekaan kulit dan otot yang berhubungan dengan rangsang panas, dingin, sentuhan, serta tekanan. Di bagian tengah dan belakang otak besar terdapat
daerah sebagai pusat perkembangan kecerdasan, sikap, kepribadian, dan ingatan.
Otak kecil manusia  berfungsi sebagai pengatur keseimbangan tubuh dan sebagai pusat koordinasi kerja otot ketika bergerak.
Otak tengah, bagian atasnya merupakan pusat refleks mata dan pusat pendengaran.
Sumsum lanjutan/sumsum sambung/batang otak berfungsi sebagai pusat pengatur pernapasan, denyut jantung, suhu tubuh, serta pusat pelebaran dan penyempitan pembuluh darah.
Sumsum tulang belakang mempunyai dua fungsi utama, yaitu sebagai penghubung impuls yang berasal dari otak serta sebagai pusat gerak refleks.
Sistem saraf tepi
Menurut asal atau hubungannya, sistem saraf tepi dibedakan menjadi saraf otak dan saraf sumsum tulang belakang. Saraf otak adalah saraf yang keluar dari otak menuju alat-alat indra, misalnya mata, telinga, hidung, atau menuju otot-otot dan kelenjar tertentu. Saraf otak terdiri atas 12 pasang. Saraf sumsum tulang belakang
adalah saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang menuju alat-alat gerak  tubuh, seperti lengan dan kaki, serta otot tubuh lain seperti otot dada dan leher.
Selain kedua saraf tersebut, pada sistem saraf tepi juga terdapat saraf tak sadar. Saraf tak sadar/otonom adalah saraf yang berfungsi mengatur kegiatan organ tubuh yang bekerja di luar kesadaran.
Saraf tak sadar terdiri atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Fungsi saraf simpatik, antara lain mengerutkan kulit rambut, mempercepat denyut jantung, memperlebar pembuluh darah, dan mempertinggi tekanan darah.
Fungsi saraf parasimpatik berlawanan dengan fungsi saraf simpatik. Fungsi saraf parasimpatik, antara lain mengembangkan kulit rambut, memperlambat denyut jantung, mempersempit pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.
Gerak Biasa dan Gerak Reflek
Gerak biasa
Rangsang —— Reseptor —— Saraf sensorik —— Otak —— Saraf motorik —— Efektor —— Gerakan
Gerak Reflek :
Rangsang —— Reseptor —— Saraf sensorik —— Sumsum tulang belakang —— Saraf motorik —— Efektor —— Gerakan
Sumber :
Wariyono, Sukis, dkk. 2008. Mari Belajar Ilmu Alam Sekitar 3: Panduan Belajar IPA Terpadu /
untuk Kelas IX SMP/MTs. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional

SKL UN IPA 33 : Sistem Reproduksi Manusia (2)

Januari 12, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

SKL UN IPA 33 : Sistem Reproduksi  Manusia (2)

Kompetensi :
Menjelaskan sistem organ pada manusia.
Indikator :
Menjelaskan sistem ekskresi dan reproduksi pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya.
Materi ;
Organ reproduksi pria terdiri atas :
  1. Testis, menghasilkan sperma melalui meiosis
  2. Skrotum, membungkus testis
  3. Penis, enyalurkan sperma ke dalam vagina
  4. Saluran sperma, menyalurkan sperma dari testis ke uretra
  5. Vesikula Seminalis, menampung Sperma
  6. Uretra, menyalurkan sperma dan urine ke luar tubuh
  7. Kelenjar Seminal, menghasilkan cairan agar sperma mudah bergerak
Organ reproduksi seorang wanita :
  1. Ovarium, menghasilkan sel telur
  2. Oviduk, menyalurkan telur dari ovarium ke uterus
  3. Uterus, tempat pertumbuhan sel telur yang dibuahi
  4. Vagina, menerima sel-sel sperma dan jalan lahir bayi
Pola perkembangan embrio manusia berdasarkan usia.

1 bulan (4 minggu) : Bagian kepala, jantung, dan hati mulai terbentuk; sistem pencernaan sebagai suatu saluran sederhana; ada sebuah ekor yang khas; jaringan-jaringan ekstra embrionik mulai muncul.
2 bulan (8 minggu) :Telinga, mata, jari-jari, mulut, hidung, dan tumit merupakan bentuk-bentuk tersendiri; tulang mulai dibentuk, sistem pencernaan terbentuk; sistem saraf dan sistem sirkuler mulai berfungsi; adanya alat kelamin luar, tetapi belum dapat dibedakan jenis kelaminnya.
3 bulan (12 minggu) : Ginjal, hati, tangan, lengan, tungkai, kaki, dan sistem pencernaan telah berkembang baik; alat kelamin luar antara pria dan wanita mulai dapat dibedakan; paru-paru mulai jelas; adanya gerakan-gerakan kecil dari janin.
4 bulan (16 minggu) : Detak jantung sudah dapat dirasakan; terbentuknya tulang-tulang di seluruh tubuh; kulit berkembang sepenuhnya; sudah dapat ditentukan jenis kelaminnya; munculnya alis, bulu mata, dan rambut kepala; gerakan janin meningkat.
9,5 bulan (38 minggu) : Sejak minggu ke-16 sampai saat kelahiran terjadi akumulasi lemak di bawah kulit; menjelang minggu ke-22 janin mulai membuka matanya; gerakan-gerakan janin dirasakan oleh ibunya, terjadi kenaikan gerak badan yang sangat cepat; pada bulan ke-7 posisi kepala ke bawah sebagai persiapan untuk kelahiran.
Kelainan dan Penyakit pada Sistem Reproduksi Manusia
1. Sifilis (raja singa)
Sifilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri. Tanda-tanda sifilis, antara lain terjadinya luka pada alat kelamin, rektum, lidah, dan bibir; pembengkakan getah bening pada bagian paha; bercak-bercak di seluruh tubuh; tulang dan sendi terasa nyeri ruam pada tubuh, khususnya tangan dan telapak kaki.
2. Gonore (kencing nanah)
Gonore (kencing nanah) disebabkan oleh bakteri. Gejala dari gonore, antara lain keluarnya cairan seperti nanah dari saluran kelamin; rasa panas dan sering kencing.
3. Herpes Genetalis
Herpes genetalis disebabkan oleh virus. Virus penyebab penyakit herpes genetalis adalah Herpes simpleks. Gejala penyakit herpes genetalis, antara lain timbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka yang terbuka atau lepuhan berair.
Penyakit apa ini?


Daftar Bacaan :
Kuswanti, Nur, dkk. 2008.Contextual Teaching and Learning Ilmu Pengetahuan Alam: Sekolah
Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas IX Edisi 4. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
Wariyono, Sukis dkk,  2008. Mari Belajar Ilmu Alam Sekitar 3: Panduan Belajar IPA Terpadu /
untuk Kelas IX SMP/MTs.  Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional

Minggu, 11 Januari 2015

SKL UN IPA 33 : Sistem Ekskresi Manusia (1)

Januari 11, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

SKL UN IPA 33 : Sistem Ekskresi Manusia (1)

Kompetensi :
Menjelaskan sistem organ pada manusia.
Indikator :
Menjelaskan sistem ekskresi dan reproduksi pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya.
Materi ;
Alat ekskresi pada manusia
  1. Ginjal
  2. Kulit
  3. Paru-paru
  4. Hati
Ginjal
Sistem urin manusia tersusun dari ginjal, ureter, kantung kemih, dan uretra.
Sistem urin berfungsi sebagai berikut:
a. Menyaring zat-zat sampah metabolisme dari darah
b. Mengontrol volume darah, yaitu dengan mengeluarkan kelebihan air yang dihasilkan sel-sel tubuh.
c. Memelihara keseimbangan konsentrasi garam-garam tertentu.
image
Proses terbentuknya urine :
  • Filtrasi (penyaringan)
  • Reabsorbsi (penyerapan kembali zat-zat yang berguna)
  • Augmentasi (pengumpulan zat yang tidak berguna)
Kulit, berfungsi sebagai :
  1. Alat pengeluaran, dalam bentuk keringat yang mengandung garam, air, urea, serta ion-ion.
  2. Pelindung tubuh dari kerusakan
  3. Sebagai indera peraba
  4. Untuk menyimpan kelebihan lemak
  5. Tempat pembuatan vitamin D dan pro vitamin D
  6. Sebagai pengatur suhu tubuh
Paru-paru
Paru-paru berfungsi mengeluarkan karbon dioksida dan uap air sebagai zat sisa metabolisme.
Hati
Fungsi hati :
  1. Sebagai alat pengeluaran, yaitu tempat perombakan sel-sel darah merah dan menguraikan hemoglobin sehingga menghasilkan warna empedu (bilirubin).
  2. Tempat menyimpan gula dalam bentuk glikogen
  3. Menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh
  4. Mengatur kadar gula dalam darah
  5. Tempat pembuatan fibrinogen dan protombin yang berperan dalam proses pembekuan darah
  6. Tempat mengubah pro vitamin A menjadi vitamin A
Gangguan tubuh karena kelainan ginjal
  1. Nefritis, yaitu infeksi oleh bakteri Streptococcus pada nefron.
  2. Diabetes melitus/kencing manis, disebabkan rendahnya kadar hormon insulin dalam tubuh
  3. Diabetes insipidus, karena kekurangan hormon antidiuretik. Sehingga urin yang dihasilkan 30 kali lebih banyak dari volume urin netral.
  4. Albuminuria, disebabkan kegagalan proses penyaringan protein
  5. Batu ginjal, disebabkan adanya endapan senyawa kalsium dan penumpukan asam urat
  6. Anuria yaitu kegagalan ginjal karena kerusakan di glomerulus.

SKL UN IPA 32 : Sistem Peredaran Darah Manusia

Januari 11, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , // 1 comment

SKL UN IPA 32 : Sistem Peredaran Darah Manusia


Kompetensi :
Menjelaskan sistem organ pada manusia.
Indikator :
Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya
Materi :
Fungsi Darah
  1. Sebagai alat pengangkut: a. Sel-sel darah merah untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jantung dan ke seluruh tubuh
    b. Plasma darah mengangkut :
    1) sari makanan dari usus ke hati kemudian ke seluruh tubuh
    2) karbon dioksida dari jaringan tubuh ke paru-paru
    3) urea dari hati ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urin
    4) hormon dari kelenjar hormon ke seluruh tubuh
  2. Sel darah putih (leukosit)Alat pertahanan melawan infeksi. a. Fagosit memakan kuman
    b. Limfosit menghasilkan antibodi untuk membunuh racun.
  3. Keping darah (trombosit) yang berperan penting dalam pembekuan darah.
  4. Menjaga kestabilan suhu tubuh.
Alat Peredaran Darah Manusia
1. Jantung
2. Pembuluh darah, yang meliputi : pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena), pembuluh kapiler
Pembekuan Darah
imagePeredaran darah
1. Peredaran darah kecil
Jantung (bilik kanan) –> Paru-paru –> Jantung (serambi kiri)
2. Peredaran darah besar
Jantung (bilik kiri) –> seluruh tubuh –> jantung (serambi kanan)
image
Gangguan dan Kelainan pada Sistem Peredaran Darah
  1. Anemia/kekurangan sel darah merah
  2. Leukimia/kanker darah
  3. Hemofilia/darah sukar membeku
  4. Hipertensi/tekanan darah tinggi
  5. Aterosklerosis dan Arterisklerosis/penyempitan pembuluh arteri
  6. Wasir (hemoroid)
  7. Varises/pelebaran pembuluh vena di kaki

Sabtu, 10 Januari 2015

SKL UN IPA 31 : Sistem Pernapasan Manusia

Januari 10, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

Kompetensi :
Menjelaskan sistem organ pada manusia.
Indikator :
Menjelaskan sistem pernapasan pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya.
Materi :
Alat Pernapasan
Pernapasan atau respirasi adalah peristiwa menghirup udara bebas untuk mengambil oksigen (O2) yang digunakan untuk mengoksidasi makanan sehingga menghasilkan energi, karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O).
Reaksi oksidasi :
Zat + oksigen  --> energi + karbon dioksida + uap air
C6H12O6 + 6O2 –> energi + 6CO2 + 6H2O
Alat pernapasan pada manusia, meliputi ;
  1. Rongga hidung
  2. Pangkal tenggorok (laring)
  3. Batang tenggorok (trakea)
  4. Cabang batang tenggorok (bronkus)
  5. Paru-paru (pulmo) yang memiliki 3 gelambir (lobus) di paru-paru kanan dan 2 gelambir di paru-paru kiri.
Mekanisme Pernapasan
Proses pernapasan meliputi fase inspirasi (menghirup napas) dan fase ekspirasi (menghembuskan napas). Ada 2 macam pernapasan, yaitu pernapasan dada yang menggunakan otot-otot antartulang rusuk dan pernapasan perut yang menggunakan otot diafragma.
Pernapasan Dada
Pernapasan dada terjadi karena otot antartulang rusuk berkontraksi sehingga rusuk terangkat dan akibatnya volume rongga dada membesar. Membesarnya rongga dada ini membuat tekanan dalam rongga dada mengecil dan paru-paru mengembang. Pada saat paru-paru mengembang, tekanan udara di luar lebih besar daripada di dalam paru-paru, akibatnya udara masuk.
Sebaliknya, saat otot antartulang rusuk berelaksasi,
tulang rusuk turun. Akibatnya, volume rongga dada mengecil sehingga tekanan di dalamnya pun naik. Pada keadaan ini paru-paru mengempis sehingga udara keluar.


Pernapasan Perut
Pernapasan ini terjadi karena gerakan diafragma. Jika otot diafragma berkontraksi, rongga dada akan membesar dan paru-paru mengembang. Akibatnya, udara akan masuk ke dalam paru-paru.
Saat otot diafragma relaksasi, diafragma kembali ke keadaan semula. Saat itu, rongga dada akan menyempit, mendorong paru-paru sehingga mengempis. Selanjutnya, udara dari paru-paru akan keluar.
 
Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernapasan
  1. Influenza
  2. Asma
  3. Tuberkulosis (TBC)
  4. Radang : rinitis, faringitis, laringitis, bronkitis, sinusitis
  5. Asfiksi
  6. Asidosis
  7. Difteri
  8. Emfisema
  9. Pneumonia
  10. Wajah adenoid (kesan wajah bodoh)
  11. Kanker paru-paru
Sumber :
KARIM, Saeful. 2008. Belajar IPA: Membuka Cakrawala Alam Sekitar 2 untuk Kelas VIII/ SMP/MTs. Jakarta: Pusat Perbukuan,
Syamsuri, Istamar dkk. 2004. Sains Biologi SMP untuk Kelas VIII. Erlangga.

SKL UN IPA 30 : Sistem Pencernaan Manusia

Januari 10, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

Sistem Pencernaan Manusia

Kompetensi :
Menjelaskan sistem organ pada manusia.
Indikator :
Menjelaskan sistem pencernaan manusia dan enzim-enzim yang berperan pada proses pencernaan.
Materi :
Pencernaan makanan terbagi atas dua macam, yaitu pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi. Pencernaan mekanik terjadi ketika makanan dikunyah, dicampur, dan diremas. Pencernaan mekanik contoh
terjadi di dalam mulut, yaitu pada saat makanan dihancurkan oleh gigi. Pencernaan kimia terjadi ketika reaksi kimia yang menguraikan molekul besar
image
Sistem pencernaan manusia terdiri atas organ utama berupa saluran pencernaan dan
organ aksesoris (tambahan).
Saluran pencernaan merupakan saluran yang dilalui bahan makanan, dimulai dari mulut,
kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan berakhir di anus. Lidah, gigi, kelenjar saliva, hati, kantung empedu, dan pankreas merupakan organ aksesoris yang membantu pencernaan  mekanik dan kimia.
Enzim
Proses pencernaan makanan pada manusia tidak dapat dilepaskan dari enzim. Enzim adalah sejenis protein yang mempercepat laju reaksi kimia dalam tubuh. Enzim-enzim pencernaan dihasilkan oleh kelenjar pencernaan.
image
Sumber :
Buku Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VIII Semester 1, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014

SKL UN IPA 29 : Sistem Organ Manusia

Januari 10, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

SKL UN IPA 29 : Sistem Rangka Manusia

Kompetensi :
Menjelaskan sistem organ pada manusia.
Indikator :
Menjelaskan sistem gerak pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya.
Materi :
Sistem gerak pada manusia
Fungsi Rangka
Ada empat fungsi utama sistem rangka bagi tubuh kita, yaitu
  • memberikan bentuk dan mendukung tubuh kita;
  • melindungi organ internal atau organ dalam, misal tulang rusuk melindungi jantung dan paru-paru, tulang tengkorak melindungi otak;
  • tempat menempelnya otot yang merupakan alat gerak aktif yang dapat menggerakkan tulang;
  • tempat dibentuknya sel darah, yaitu pada bagian sumsum tulang (jaringan lunak yang terdapat di bagian tengah tulang).
Sistem gerak manusia terdiri dari tulang dan otot. Tulang sebagai alat gerak pasif dan otot sebagai alat gerak aktif.
Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi tulang pipa, tulang pipih dan tulang pendek.
Berdasarkan kekerasannya, tulang dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras.
Tulang saling berhubungan satu sama lain. Hubungan antar tulang disebut sendi. Berdasarkan sifat geraknya, sendi dibedakan menjadi sendi mati (sinartrosis), sendi kaku (amfiartrosis), dan sendi gerak (diartrosis).
Berdasarkan arah geraknya, sendi dibedakan menjadi lima macam, sebagai berikut :
  1. Sendi peluru, yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah. Contohnya pada hubungan antar gelang panggul dan tulang paha.
  2. Sendi engsel, yang memungkinkan gerakan ke satu arah. Contohnya persendian pada siku dan lutut.
  3. Sendi putar, yang memungkinkan terjadinya gerak berputar. Contohnya pada hubungan antar tulang pengumpil dan tulang hasta.
  4. Sendi geser, yang memungkinkan terjadinya gerakan bergeser. Contohnya pada hubungan antara tulang-tulang pergelangan tangan dan antara tulang-tulang pergelangan kaki.
  5. Sendi pelana, yang memungkinkan terjadinya gerakan dua arah. Contohnya pada hubungan antara tulang-tulang telapak tangan dengan tulang ruas jari tangan.
Otot
Otot terbagi menjadi 3 macam, yaitu otot lurik, otot polos, dan otot jantung.
Otot adalah jaringan yang dapat berkontraksi (mengkerut) dan relaksasi (mengendur). Pada saat berkontraksi
otot menjadi lebih pendek, dan pada saat berelaksasi otot menjadi lebih panjang.
image
  1. Otot Rangka/Lurik - berbentuk silindris, memanjang, mempunyai banyak inti sel
    - jika diamati di bawah mikroskop, sel-sel otot rangka terlihat bergaris-garis melintang
    - bekerja di bawah kesadaran
  2. Otot Polos - berbentuk gelendong, bagian ujungnya meruncing dan bagian tengahnya menggelembung. Di dalam sel terdapat satu inti sel di tengan
    - tidak memiliki garis-garis melintang (polos)
    - bekerja di luar kesadaran
  3. Otot Jantung - terdapat di jantung
    - strukturnya sama dengan otot lurik, yatu bergores melintang, tetapi sel otot jantung bercabang. Inti sel di tengah
    - bekerja secara tidak sadar
image
Penyakit pada Sistem Gerak Manusia
  1. Riketsia
    Riketsia terjadi karena kekurangan vitamin D yang berfungsi membantu penyerapan kalsium
    dan fosfor, sehingga proses pengerasan tulang terganggu. Penyakit ini terjadi pada anak-anak.
    Riketsia menyebabkan tulang kaki tumbuh membengkok. image
  2. Osteoporosis, disebabkan  karena kekurangan kalsium.
  3. Fraktura (Patah Tulang)  dan Fisura (retak tulang)
  4. Nekrosis, yaitu matinya sel-sel tulang
  5. Artritis, penyakit sendi.
  6. Lordosis, Kifosis, dan Skoliosis
    image
  7. Rakitis, akibat kekurangan vitamin D sehingga tulang menjadi rapuh.
  8. Atrofi, mengecilnya otot karena lama tidak digunakan.
  9. Hipertrofi , bertambah besarnya otot karena pemakaian yang berlebihan.
  10. Tetanus, penyakit  infeksi oleh bakteri Clostridium tetani yang membuat otot kejang.
  11. Layuh semu, tulang tidak bertenaga akibat infeksi sifilis pada anak sejal dalam kandungan

Jumat, 09 Januari 2015

SKL UN Fisika SMA 2014/2015


SKL UN Fisika SMA 2014/2015


Kisi-kisi Ujian Nasional Fisika SMA telah dikeluarkan oleh BSNP. Secara umum, materi yang diujikan dalam Ujian Nasional Fisika SMA meliputi :
  1. Pengukuran
  2. Mekanika
  3. Kalor dan mekanika
  4. Gelombang, Optik dan Bunyi
  5. Listrik dan Magnet
  6. Fisika Modern
Secara lengkapnya kompetensi dan indikatornya adalah sebagai berikut:
Kompetensi 1
Memahami prinsip-prinsip mengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung dengan
cermat, teliti dan objektif.
Indikator 
  1. Membaca hasil pengukuran suatu alat ukur dan menentukan hasil pengukuran dengan memperhatikan aturan angka penting.
  2. Menentukan resultan vektor dengan berbagai cara.
Kompetensi 2
Memahami gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar,
usaha, kekekalan energi, elastisitas, impuls, momentum dan masalah Fluida.
Indikator :
  1. Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus, gerak melingkar beraturan, atau gerak parabola.
  2. Menentukan berbagai besaran dalam hukum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Menentukan besaran-besaran fisis dinamika rotasi (torsi, momentum sudut, momen inersia, atau titik berat) dan penerapannya berdasarkan hukum II Newton dalam masalah benda tegar.
  4. Menentukan hubungan usaha dengan perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari atau menentukan besaran-besaran yang terkait.
  5. Menjelaskan pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan atau menentukan besaran-besaran terkait pada konsep elastisitas.
  6. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hukum kekekalan energi mekanik.
  7. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan tumbukan, impuls atau hukum kekekalan
    momentum.
  8. Menjelaskan hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik atau fluida dinamik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kompetensi 3:
Memahami konsep kalor dan prinsip konservasi kalor, serta sifat gas ideal, dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika dalam penerapannya pada mesin kalor.
Indikator :
  1. Menentukan pengaruh kalor terhadap suatu zat, perpindahan kalor atau asas Black dalam pemecahan masalah.
  2. Menjelaskan persamaan umum gas ideal pada berbagai proses termodinamika dan penerapannya.
  3. Menentukan besaran fisis yang berkaitan dengan proses termodinamika pada mesin kalor.
Kompetensi 4 :
Menganalisis konsep dan prinsip gelombang, optik dan bunyi dalam berbagai penyelesaian masalah dan
produk teknologi.
Indikator :
  1. Menentukan ciri-ciri dan besaran fisis pada gelombang.
  2. Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnet serta manfaat atau bahayanya dalam
    kehidupan sehari-hari.
  3. Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan pengamatan pada mikroskop atau teropong.
  4. Menentukan besaran-besaran fisis pada peristiwa interferensi dan difraksi.
  5. Menentukan besaran-besaran fisis yang berkaitan dengan peristiwa efek Doppler.
  6. Menentukan intensitas atau taraf intensitas bunyi pada berbagai kondisi yang berbeda.
Kompetensi 5:
Memahami konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dan penerapannya dalam berbagai penyelesaian masalah.
Indikator :
  1. Menentukan besaran-besaran fisis yang mempengaruhi medan listrik dan hukum Coulomb.
  2. Menentukan besaran fisis fluks, potensial listrik, atau energi potensial listrik, serta penerapannya pada kapasitas keping sejajar atau pada rangkaian kapasitor.
  3. Menentukan besaran-besaran listrik pada suatu rangkaian berdasarkan hukum Kirchhoff.
  4. Menentukan induksi magnetik di sekitar kawat berarus listrik.
  5. Menentukan arah dan besar gaya magnetik (gaya Lorentz) pada kawat berarus listrik atau muatan listrik yang bergerak dalam medan magnet homogen.
  6. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi GGL induksi atau prinsip kerja transformator.
  7. Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung resistor, induktor, dan kapasitor.
Kompetensi 6 :
Memahami konsep dan prinsip kuantum, relativitas, fisika inti dan radioaktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator :
  1. Menjelaskan berbagai teori atom.
  2. Menjelaskan besaran-besaran fisis terkait dengan peristiwa efek foto listrik/efek Compton.
  3. Menentukan besaran-besaran fisis terkait dengan teori relativitas.
  4. Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom.
  5. Menjelaskan macam-macam zat radioaktif atau pemanfaatannya.
Dengan memahami kompetensi dan indikator di atas, diharapkan kita bisa lebih menyiapkan diri dalam menghadapi ujian nasional fisika sma mendatang.

Kartun Fisika

Januari 09, 2015 // by Arsyad Riyadi // , , , // No comments

Kartun Fisika

 Ada satu hal yang ingin kulakukan untuk menambahkan kartun sains dalam blog ini. Kayaknya asyik deh. Satu sisi belajar sains, sisi lainnya belajar menggambar (khususnya dalam bentuk kartun atau komik). Cara paling cepat, bagi saya yang bukan masuk tipe yang kreatif paling mengadaptasi dari buku yang sudah ada.

Seperti mengadaptasi buku "The Cartoon Guide To Physics", yang ditulis/digambar oleh Larry Gonick and Art Huffman.
Meskipun buku tersebut sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, dengan diberi judul Kartun Fisika. Buku tersebut hasil terjemahan dari Christina M. Udiani yang juga ada Pembaca Ahli-nya yaitu Yohanes Surya. Buku terjemahan itu diterbitkan oleh KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) tahun 2001.

Pola pikir ATM (Amati, Tiru Modifikasi) kayaknya relevan juga untuk membuat kartun sains. Baik untuk bidang fisika, kimia, biologi, astronomi dan juga bidang-bidang yang lain.

Kapan action-nya. Ya nanti dulu, ini masih menunggu mendapatkan versi e-booknya. Mudah-mudahan bisa cepet dapat.

Yang jelas, butuh banget dukungan dan kesabaran dari para pembaca./pengunjung blog www.sainsmedia.com ini agar proyek pembuatan kartun sains ini dapat terwujud. Apalagi yang mau bagi-bagi ilmu teknik menggambar/membuat kartun bahkan mau ikut berkontribusi.

Tetap semangat di tahun 2015, semangat ATM. Meski tidak bisa membuat karya yang orisinal, tapi dari lubuk hati yang mendalam tidak ada niatan untuk menjadi seorang plagiat. Terus belajar dan berkembang demi perkembangan pendidikan sains di negeri tercinta ini.

Oke...mana pensil..mana buku sketsa..action..action..action alias kerja...kerja...kerja.